Diberdayakan oleh Blogger.

Popular Posts Today

Sanksi Satu Laga Buat Michael Weiss

Written By Unknown on Minggu, 25 November 2012 | 17.29


OLEH   AGUNG HARSYA     Ikuti @agungharsya di twitter
Pelatih Filipina Hans Michael Weiss dipastikan tidak akan mendampingi pasukannya menghadapi Vietnam pada laga kedua Grup A AFF Suzuki Cup 2012, Selasa (27/11) lusa.
Sanksi itu akibat ulah Weiss tak bisa menahan emosinya dengan melempar bola ke arah Anucha Kitpongsri yang sedang terjatuh saat dikalahkan Thailand 2-1 pada laga perdana. Filipina pun dituntut dapat meraih hasil maksimal ketika menghadapi lawan berat lainnya di grup ini, Vietnam.

"Tidak apa-apa. Staf pelatih sudah tahu strategi tim. Kami tetap akan saling berkomunikasi. Memang terkadang bagus memantau pertandingan dari sudut pandang penonton," ujar Weiss mencoba berbesar hati dilansir Interaksyon.

"Bukan situasi yang ideal, tapi kami terbiasa mengatasi situasi sulit secara positif."

Filipina sukses mengalahkan Vietnam 2-0 pada pertemuan di AFF Cup dua tahun lalu sebelum memastikan langkah ke semi-final.



17.29 | 0 komentar | Read More

Cristiano Ronaldo Akui Jumpa Sir Alex Ferguson


OLEH DEWI AGRENIAWATI

Pertemuan Real Madrid dengan Manchester City pada matchday kelima penyisihan Grup Liga Champions tengah pekan lalu dimanfaatkan Cristiano Ronaldo untuk berjumpa mantan manajernya, Sir Alex Ferguson.
Pertemuan keduanya kian merebakkan spekulasi terkait peluang sang mega bintang kembali ke Old Trafford, seperti yang diisukan dalam beberapa pekan belakangan ini.

Namun, kapten Portugal itu menampik kabar tersebut dan menegaskan hanya mengadakan obrolan ringan dengan sang manajer.

"Kami tak bicara soal itu [kembali ke United]. Kami hanya bicara soal momennya dengan United dan saya dengan Real Madrid. Kami senang bisa saling bertemu," ungkap Ronaldo.

"Saya menikmati kembali ke Manchester. Ketika kami tiba di airport saya sangat senang. Saya memiliki kisah indah di Manchester jadi senang melihat fans dan beberapa jersey United juga--saya selalu bahagia di sini," tuntas pemain 27 tahun ini.


17.29 | 0 komentar | Read More

Phil Younghusband Tak Risaukan Peluang


OLEH  AGUNG HARSYA     Ikuti @agungharsya di twitter
Filipina akan menghadapi Vietnam tanpa didampingi pelatih Hans Michael Weiss di bangku cadangan akibat sanksi dikeluarkan wasit saat dikalahkan tuan rumah Thailand pada laga pertama Grup A AFF Suzuki Cup 2012, Sabtu (24/11) malam.
Namun, hal itu tidak dirisaukan striker Phil Younghusband karena menganggap Azkals bisa baik-baik saja di atas lapangan.

"Dengan para pemain yang kami miliki, kami bisa membantu satu sama lain. Tapi tentu saja, saya berharap pelatih bisa mendampingi kami untuk memberi tambahan motivasi," tukasnya kepada Interaksyon.

Kedua tim dituntut merengkuh poin maksimal pada pertemuan mereka untuk memupuk peluang lolos ke semi-final. Younghusband sendiri menderita cedera ringan berupa luka di pelipis kiri saat berbenturan dengan seorang pemain Thailand sehingga harus diganti saat jeda. Tapi, kemungkinan besar Younghusband dapat dimainkan menghadapi Vietnam.


17.29 | 0 komentar | Read More

Susunan Pemain: Indonesia - Laos


OLEH TEGAR PARAMARTHA                                                                        Ikuti di twitter

Susunan Pemain:

Indonesia:
Endra Prasetya, Novan Setya, Wahyu Wijiastanto, Handi Ramdhan, Raphael Maitimo, Tonnie Cussel, Taufiq, Oktovianus Maniani, Andik Vermansyah, Bambang Pamungkas, Irfan Bachdim

Laos:
Sengphachan, Ketsada, Khampoumy, Soukaphone, Visay, Phatthana, Vilayout, Sopha, Viengsavanh, Kovanh, Khampheng


17.29 | 0 komentar | Read More

Dao Van Phong Absen Sepanjang Sisa Turnamen


OLEH   AGUNG HARSYA     Ikuti @agungharsya di twitter
Bek Vietnam Dao Van Phong mengalami cedera rusuk sehingga terpaksa kehilangan partisipasi sepanjang sisa AFF Suzuki Cup 2012.
Pasal cedera Van Phong adalah ketika bertabrakan dengan pemain berbahaya Myanmar, Kyi Lin, ketika Vietnam ditahan imbang pada laga pembuka Grup A, Sabtu (24/11) petang. Pemain Khatoco Khanh Hoa itu bahkan sempat mengalami kesulitan bernafas sebelum dilarikan ke rumah sakit terdekat di Bangkok.

Usai pemeriksaan, sekjen federasi Vietnam (VFF) Ngo Le Bang memastikan Van Phong harus beristirahat selama tiga pekan karena ada tulang rusuk yang retak. Praktis Van Phong mengakhiri AFF Cup lebih dini.

Vietnam akan menghadapi Filipina pada pertandingan berikutnya, Selasa lusa.


17.29 | 0 komentar | Read More

Xavi Siap Pensiun Di Barcelona

Written By Unknown on Sabtu, 24 November 2012 | 17.29


OLEH   ANUGERAH PAMUJI     Ikuti di twitter
Gelandang elegan Barcelona Xavi menyampaikan komitmen penuhnya untuk tetap setia pada Los Blaugrana.
Pemain internasional Spanyol tersebut mengakui ingin menghabisi sisa perjalanan kariernya hanya untuk membela klub masa kanak-kanaknya ini.

"Saya harap dapat terus berada di sini sampai tahun-tahun seterusnya. Saya merasa baik secara fisik, saya sudah benar-benar pulih dari sejumlah cedera ringan," ujar Xavi dalam sesi tanya jawab di Twitter resmi klub.

"Barca seperti memberi tekad bagi saya agar bertahan dan saya pun demikian kepada mereka. Ini adalah ambisi terbesar saya untuk dapat pensiun di sini," ungkapnya.

"Ada saat-saat sulit, namun saya harap saya bisa terus melanjutkan karier di sini dan segera memperpanjang kontrak," pungkasnya.


17.29 | 0 komentar | Read More

Sanfrecce Hiroshima Juarai J-League Untuk Kali Pertama


OLEH  M YANUAR F     Ikuti @mohammadyanuar di twitter
Untuk kali pertama dalam sepanjang sejarah klub dan J-League Jepang, Sanfrecce Hiroshima berhasil menjadi juara divisi satu J-League.
Kemenangan 4-1 atas Cerezo Osaka yang mengantar Sanfrecce menjadi tim Jepang terbaik di musim ini.

Keberhasilan Sanfrecce tersebut diraih di Hiroshima Big Arch, dengan mendung menggantung. Namun demikian kapasitas stadion sebesar 32,000 tempat duduk bisa terisi penuh dan kesuksesan tersebut dirayakan fans dengan gegap gempita.

Bukan hal yang mengejutkan mengingat keberhasilan Sanfrecce menjadi juara tak pernah terpikir sebelumnya oleh fans. Empat musim sebelumnya saja Sanfrecce masih berlaga di divisi dua.

Sanfrecce bersaing dengan Vegalta Sendai di musim ini, yang menempati peringkat dua di klasemen J-League. Namun dengan kekalahan 1-0 dari Albirex Niigata, kans Vegalta untuk bisa juara pun musnah.

Yojiro Takahagi, Toshihiro Aoyama dan Hisato Sato menjadi pencetak gol penentu kemenangan Sanfrecce atas Cerezo di babak pertama sebelum ditegaskan Hironori Ishikawa di babak kedua.

Atas keberhasilan tersebut, Sanfrecce meraih hadiah uang mencapai dua juta euro, sekaligus kesempatan bermain di Piala Dunia Antarklub bulan depan.

Sanfrecce dijadwalkan menghadapi wakil Selandia Baru Auckland FC pada 6 Desember di Yokohama Stadium. Pemenangnya akan menghadapi juara Concacaf Monterrey, dengan Corinthians menunggu di babak semi-final.

Ikuti GOAL.com Indonesia di twitter dan gabunglah bersama kami di facebook untuk menjadi bagian dari komunitas sepakbola terbesar di dunia maya!

17.29 | 0 komentar | Read More

KILAS BALIK Piala AFF 2010


OLEH   DONNY AFRONI
Berbagai warna menghiasi penyelenggaraan Piala AFF 2010 yang berlangsung di Indonesia dan Vietnam, mulai dari lautan merah setiap kali tim Garuda bertanding, sinar laser, tuan rumah semi-final, Thailand mencatatkan hasil terburuk dalam sejarah Piala AFF, hingga isu suap yang dilepas oleh orang tidak jelas identitasnya.
Bagi Indonesia, Piala AFF 2010 ini sarat makna. Juara menjadi target yang wajib dipenuhi oleh tim besutan Alfred Riedl itu. Tak heran bila ekspetasi ini membuat animo masyarakat sangat tinggi, dan laga Indonesia selalu membuat Stadion Utama Gelora Bung Karno menjadi lautan merah.

Nurdin Halid berusaha memulihkan citranya sebagai ketua umum PSSI yang sedang digoyang banyak pihak, karena dianggap paling gagal dibandingkan pemimpin sebelumnya. Kegagalan menjadi juara pun menjadi puncak keruntuhan dinasti Nurdin di kursi PSSI.

Bukan itu saja. Pasca kegagalan di final usai dibekap Malaysia dengan skor agregat 4-2 pun memunculkan isu suap yang dilempar seseorang tak jelas identitasnya, menggunakan nama Eli Cohen, seorang mata-mata Israel yang dihukum mati di Suriah pada 1965.

Menjadi tuan rumah, Indonesia dan Vietnam pun menargetkan gelar juara, dan memulai fase grup dengan mulus. Indonesia yang dibesut pelatih Alfred Riedl berada di Grup A bersama tim tangguh Malaysia, Thailand, dan kuda hitam Laos.

Indonesia mengawali laga perdana dengan meyakinkan usai menggebuk Malaysia 5-1. Selanjutnya, tim Merah Putih membalas kekalahan di SEA Games 2009 dengan menggilas Laos enam gol tanpa balas. Di pertandingan terakhir Grup A, Indonesia menekuk Thailand 2-1. Piala AFF ini juga menjadi catatan terburuk bagi Thailand, karena mereka tak pernah mendapatkan kemenangan.

Sementara di Grup B, Vietnam membuka laga dengan meyakinkan usai meraih kemenangan telak 7-1 atas Myanmar. Namun performa Vietnam mulai mengalami penurunan. Di laga kedua, mereka mengalahkan Filipina 2-0, dan gol tunggal Nguyen Vu Phong di menit ke-32 ke gawang Singapura memberikan angka penuh bagi tuan rumah.

Semi-final Piala AFF 2010 mempertemukan Indonesia yang menjadi juara Grup A dengan Filipina. Sedangkan Vietnam melawan Malaysia. Sejumlah peristiwa pun mewarnai pagelaran empat besar yang menggunkan sistem kandang-tandang.

Indonesia mendapat keuntungan besar setelah federasi sepakbola ASEAN (AFF) memutuskan dua laga semi-final melawan Filipina digelar di Stadion Utama Gelora Bung Karno Jakarta. Hal ini disebabkan AFF menganggap stadion di Filipina tidak layak untuk menggelar laga turnamen dua tahunan se-Asia Tenggara ini. Satu gol Christian Gonzales ke gawang Neil Etheridge di masing-masing leg meloloskan Indonesia ke final.

Insiden juga terjadi di semi-final lainnya antara Malaysia dan Vietnam. Sepasang gol Safee Sali memberikan Malaysia kemenangan di Bukit Jalil. Kedua tim bermain imbang tanpa gol saat bertanding di Hanoi. Namun Malaysia dan Vietnam saling tuding para pemain mereka telah disorot sinar laser oleh fans dari masing-masing negara.

Di partai puncak, Indonesia berhadapan dengan Malaysia. Tim Merah Putih lebih diunggulkan di final, karena hanya kebobolan dua gol, dan melesakkan 13 gol dari lima laga.

Tapi Bambang Pamungkas yang terlihat superior di penyisihan grup hingga semi-final justru menelan kekalahan telak 3-0 di Bukit Jalilpada leg pertama, melalui sepasang gol Safee Sali pada menit ke-61 dan 73, serta Mohd Ashaari Shamsuddin (68).

Indonesia berusaha membalas kekalahan itu di leg kedua yang berlangsung di Stadion Utama, dan disaksikan 88 ribu penonton. Sempat tertinggal lewat gol Safee di menit ke-54, M Nasuha dan M Ridwan menumbuhkan asa tuan rumah di menit ke-73 dan 87. Namun minimnya waktu tersisa membuat Indonesia gagal mengejar ketertinggalan agregat 4-2, sehingga hanya bisa menyaksikan Malaysia mengangkat trofi Piala AFF di Jakarta.


Matchday 1: Desember 1, 2010
17:00 WIB Thailand 2 - 2 Laos Gelora Bung Karno Laporan
19:30 WIB Indonesia 5 - 1 Malaysia Gelora Bung Karno Laporan
Matchday 2: Desember 4, 2010
17:00 WIB Thailand 0 - 0 Malaysia Gelora Bung Karno Laporan
19:30 WIB Indonesia 6 - 0 Laos Gelora Bung Karno Laporan
Matchday 3: Desember 7, 2010
19:30 WIB Indonesia 2 - 1 Thailand Gelora Bung Karno Laporan
19:30 WIB Malaysia 5 - 1 Laos Jakabaring Laporan

Matchday 1: Desember 2, 2010
17:00 WIB Singapura 1 - 1 Filipina My Dinh Laporan
19:30 WIB Vietnam 7 - 1 Myanmar My Dinh Laporan
Matchday 2: Desember 5, 2010
 17:00 WIB Singapura 2 - 1 Myanmar My Dinh Laporan
19:30 WIB Filipina 2 - 0 Vietnam My Dinh Laporan
Matchday 3: Desember 8, 2010
19:30 WIB Vietnam 1 - 0 Singapura My Dinh Laporan
19:30 WIB Myanmar 0 - 0 Filipina Hang Day Laporan
Leg 1: Desember 15, 2010
15:30 WIB Malaysia 2 - 0 Vietnam Bukit Jalil Laporan
Leg 1: Desember 16, 2010
19:00 WIB Filipina 0 - 1 Indonesia Gelora Bung Karno Laporan
Leg 2: Desember 18, 2010
19:00 WIB Vietnam 0 - 0 Malaysia Bukit Jalil Laporan
Leg 2: Desember 19, 2010
19:00 WIB Indonesia 1 - 0 Filipina Gelora Bung Karno Laporan

Leg 1: Desember 26, 2010
18:00 WIB Malaysia 3 - 0 Indonesia Bukit Jalil Laporan
Leg 2: Desember 29, 2010
19:00 WIB Indonesia 2 - 1 Malaysia Gelora Bung Karno Laporan

17.29 | 0 komentar | Read More

SPESIAL Piala AFF Suzuki Cup 2012: Thailand Diunggulkan, Filipina Bisa Mengejutkan

Beberapa saat lagi, kompetisi sepakbola terbesar di kawasan Asia Tenggara akan segera bergulir dengan Vietnam akan meladeni Myanmar di Bangkok. Pengamat sepakbola GOAL.com pun memberikan pandangan mereka mengenai apa yang terjadi nanti, juga sepanjang turnamen berlangsung.

Bagaimana situasi di Bangkok dan Kuala Lumpur sejauh ini?

Joe Patit (Goal.com Thailand): Kami siap menjadi tuan rumah komptisi internasional untuk sekali lagi. Stadion nasional Rajamangala akan dipenuhi fans dan seluruh negara akan bangkit setelah kemenangan Thailand atas Filipina.

Peter Lozano (Philippines Expert): Bangkok cukup cerah. Ketika saya datang ke sini, lebih banyak orang yang membicarakan ditunjuknya Rafa Benitez sebagai manajer Chelsea, menggantikan Roberto Di Matteo. Saya memprediksi semua akan berubah akhir minggu ini.

Erick Bui (Goal.com Vietnam): Bangkok sangat indah di malam hari!

Falah Abdullah (Goal.com Malaysia): Bukit Jalil masih menjalani proses perbaikan, tapi kualitas lapangan sudah jauh lebih baik dari sebelumnya. Saya sungguh berharap fans Malaysia memenuhi stadion dan mendukung timnas mereka.

Donny Afroni (Goal.com Indonesia): Ketika saya tiba di Kuala Lumpur, tak ada poster atau spanduk yang mengindikasikan Malaysia adalah salah satu tuan rumah Piala AFF. Di stadion, saya juga melihat sejumlah pekerja membetulkan sejumlah sisi stadion. Bahkan pemilik apartemen yang saya tempati juga tak menyadari ada Piala AFF di negaranya. Dia mengira kami datang ke sini untuk liputan balapan.

Khamsaveng Inthavong (Laos Expert): Cuaca di Kuala Lumpur cukup bagus. Saya pikir semua tim akan bisa beradaptasi dengan baik.

Menurut Anda, bagaimana kans tim Anda di turnamen ini?

Bhas Kunju (Goal.com Singapore): Bakal berat. Semua tim yang mengikuti turnamen ini kelihatannya sangat kuat, tapi juga kadang kehilangan performanya, terkecuali Filipina. Kemenangan 4-0 atas Pakistan bagi Singapura harusnya bisa meningkatkan semangat pemain, dan menjadi momentum untuk lolos ke semi-final.

Joe: Meski Thailand tidak berada di performa terbaiknya, saya meyakini kami bisa sampai ke final. Kami akan bermain di depan pendukung kami sendiri dan pemain kami lapar kemenangan setelah menjalani sepuluh tahun penuh kekecewaan.

Falah: Mudah memahami mengapa banyak orang mencoret Malaysia dari bursa juara, tapi bagi saya, saya meyakini dengan keinginan Rajagopal untuk kembali bekerja keras dan membawa timnya menjadi juara lagi. Jangan lupa, Malaysia kalah dari Maladewa jelang SEA Games 2009 dan Selangor di Piala AFF 2010, tapi pada akhirnya bisa menjadi juara di bawah Rajagopal.

Khamsaveng: Minimnya pertandingan uji coba di level internasional akan menjadi kerugian bagi skuat muda Laos, yang juga minim pengalaman. Tiga pertandingan terakhir mereka berakhir dengan hasil mengecewakan, dengan tiga kekalahan melawan Vietnam, tim Universitas Korea Selatan dan Turkmenistan.

Erick: Tentunya saya berharap Vietnam bisa memenangi turnamen. Untuk bisa melakukannya, kami harus bisa melewati babak grup. Akan sulit karena tiga tim lain juga kuat. Saya yakin bila Vietnam bisa menjaga kepercayaan diri dan menghindari masalah cedera, timnas kami akan mendapatkan hasil yang bagus di turnamen ini.

Donny: Tidak mudah memprediksi Grup B. Ada tiga tim besar yang memiliki hasil mengecewakan di laga uji coba mereka. Terlepas dari hasil buruk tersebut, Indonesia masih punya kesempatan lolos ke semi-final.

Siapa yang akan menjadi kejutan terbesar di turnamen ini?

Bhas: Filipina. Tak diragukan lagi. Mereka memang kehilangan sejumlah pemain kunci mereka, tapi mereka terus berkembang. Pada 2010, mereka menembus semi-final untuk kali pertama dan mereka sekarang berada di grup yang relatif mudah, jadi kemungkinan besar mereka akan mengulang prestasi musim lalu.

Falah: Vietnam. Mereka cepat dan pandai dalam memainkan sepakbola dengan umpan pendek yang atraktif. Level fisik mereka juga bagus, dan hal ini karena kontribusi mantan bek Leeds Dylan Kerr. Le Cong Vinh akan menjadi andalan.

Donny: Filipina. Skuat Michal Weiss menunjukkan hasil menjanjikan di laga uji coba, termasuk dua kemenangan atas Singapura. Meski tanpa Neil Etherifge, mereka masih berpeluang meraih sukses dua tahun lalu dengan mencapai semi-final.

Joe: Vietnam. Mereka akan menaklukkan para raksasa dan mencapai final.

Khamsaveng: Filipina atau Myanmar. Azkals memiliki kesempatan terbesar memperbaiki performa mereka jika dibandingkan tahun 2010, sementara Myanmar memiliki pemain berbakat seperti Kyi Lin dan David Htan. Saya yakin mereka bisa membuat kejutan di Grup A.

Peter: Apakah saya boleh menyebut Filipina lagi? Kami banyak belajar dari 2010. Hasilnya mungkin kurang lebih sama, tapi Azkals memiliki segalanya untuk membuat kejutan di turnamen. Saya juga berpikir Myanmar memiliki potensi membuat kejutan di turnamen ini, karena sebelumnya mereka lolos kualifikasi dengan hasil mengesankan.

Erick: Saya setuju. Filipina bisa menjadi kejutan tersendiri. Mereka pastinya bisa merepotkan tim lain, meski saya berharap Vietnam tak banyak direpotkan.

Sebaliknya, siapa yang akan tampil mengecewakan?

Peter: Indonesia. Ada masalah di internal mereka. Indonesia bahkan memiliki dua tim nasional. Bagaimana itu mungkin?

Erick:  Saya menilai Singapura akan memiliki masa sulit, karena mereka masih mengandlkan Duric, pemain berusia 42 tahun untuk mencetak gol.

Donny: Malaysia tak sepenuhnya setangguh 2010, dan mereka kehilangan dukungan. Fans juga kecewa dengan penampilan mereka belakangan ini dan hal ini bisa menjadi akhir dari era Rajagopal.

Khamsaveng: Indonesia. Dengan semua masalah yang mereka miliki, skuat Merah Putih akan bertanding dengan skuat yang jauh lebih lemah dibanding skuat tahun 2010.

Falah: Saya juga menilai Singapura. Saya rasa mereka terlalu banyak berharap pada striker veteran mereka dan banyaknya tekanan di sekitar skuat tak membantu sama sekali.

Joe: Malaysia dan Singapura tak sebahaya tahun-tahun sebelumnya dan ekspektasi mereka terlalu tinggi.

Bhas: Saya ingin mengatakan singapura, tapi saya juga memikirkan Malaysia. Bermain di depan pendukung sendiri bisa menjadi tekanan tersendiri. Ekspektasinya juga terlalu tinggi. Performa mereka juga tak meyakinkan dan tim juga tak banyak beradaptasi satu sama lain.

Yang terakhir, siapa yang akan memenangi turnamen ini, dan mengapa memilih mereka?

Peter: Filipina! Tapi realistis hal itu sulit terjadi. Saya pikir pemenang dari turnamen ini datang dari Grup A, karena tim tangguh berkumpul di sana. Jadi, jika bukan Filipina, Thailand dan Vietnam favorit saya.

Erick: Saya memilih Thailand. Meski persiapannya tak terlalu baik, Thailand memiliki pemain berkualitas yang bisa membuat perbedaan. Tuan rumah grup A juga favorit mencapai semi-final. Jika bisa lolos dari fase grup, mereka bisa mengalahkan siapa saja.

Bhas: Saya memilih Thailand untuk membuat kejutan. Sudah sepuluh tahun sejak mereka memenangi turnamen ini dan dengan bertindak sebagai tuan rumah mungkin bisa menjadi alasan yang tepat meraih gelar juara.

Donny: Thailand. Hasil uji coba terakhir cukup meyakinkan bagi Thailand untuk menghapus kenangan terburuk dalam sejarah mereka di tahun 2010, di mana mereka gagal meraih satupun kemenangan.

Khamsaveng: Bukannya tak merendahkan juara bertahan Malaysia, tapi saya menilai Thailand sebagai tuan rumah bersama memiliki kans lebih besar untuk juara. Selain Thailand, Vietnam menjadi pilihan kedua saya karena mereka cukup melakukan persiapan.

Falah: Final akan berlangsung sengit antara Thailand dan Malaysia. Thailand menjadi favorit utama dengan Teerasil Dangda dan rekan-rekannya bisa membuat banyak masalah, dan Malaysia harus memberikan kemampuan terbaik mereka jika ingin mempertahankan gelar.

Joe: Thailand atau Vietnam. Thailand memiliki keuntungan bermain di kandang sendiri, tapi Vietnam menjadi komptitor paling berbahaya di turnamen dan mereka memainkan gaya bermain yang agresif, yang menyulitkan Thailand.


17.29 | 0 komentar | Read More

PROFIL Vietnam - Tim Peserta Grup A AFF Suzuki Cup 2012


OLEH   ERICK BUI     PENYUSUN   TAUFIK BAGUS    

Vietnam akan fokus pada umpan pendek cepat. Phan Thanh Hung mungkin akan memainkan formasi 4-5-1 dengan Le Cong Vinh bermain sebagai striker, sementara gelandang terus menekan untuk bisa mencetak gol.
POSISI JERSEY NO. NAMA USIA
GK 1 Nguyễn Thanh Bình 21
GK 24 Dương Hồng Sơn 30
GK 25 Bùi Tấn Trường 26
DF 5 Nguyễn Văn Biển 27
DF 6 Trần Đình Đồng 25
DF 15 Trương Đình Luật 27
DF 4 Châu Lê Phước Vĩnh 27
DF 26 Nguyễn Gia Từ 22
DF 30 Nguyễn Hồng Tiến 27
DF 27 Đào Văn Phong 27
DF 22 Âu Văn Hoàn 23
MF 10 Nguyễn Văn Quyết 21
MF 11 Nguyễn Trọng Hoàng 23
MF 12 Phan Thanh Hưng 25
MF 14 Lê Tấn Tài 28
MF 17 Nguyễn Vũ Phong 27
MF 18 Huỳnh Quốc Anh 27
MF 19 Phạm Thành Lương 24
MF 20 Cao Sỹ Cường 28
MF 21 Nguyễn Ngọc Duy 26
FW 28 Phạm Nguyên Sa 23
FW 13 Nguyễn Quang Hải 27
COACH   Phan Thanh Hùng 52

Tahun Peringkat grup
Peringkat di turnamen
1996 2 3rd
1998 2 Runner-Up
2000 1 4th
2002 1 3rd
2004 3 Group Stage
2007 2 Semi-Final
2008 2 Winner
2010 1 Semi-Final
SEPULUH PERTANDINGAN TERAKHIR

Date Venue Match Event Score
03/11/2012 Hanoi vs Malaysia Friendly W 1-0
26/10/2012 Ho Chi Minh City vs Laos Friendly W 4-0
24/10/2012 Ho Chi Minh City vs Turkmenistan Friendly L 0-1
16/10/2012 Hanoi vs Indonesia Friendly D 0-0
11/09/2012 Kuala Lumpur vs Malaysia Friendly W 2-0
23/06/2012 Ho Chi Minh City vs Mozambique Friendly W 1-0
10/06/2012 Hong Kong vs Hong Kong Friendly W 2-1
08/06/2012 Wuhan vs China WCQ L 0-3
07/10/2011 Kobe vs Japan WCQ L 0-1
28/07/2011 Hanoi vs Qatar WCQ W 2-1

17.29 | 0 komentar | Read More
techieblogger.com Techie Blogger Techie Blogger