Diberdayakan oleh Blogger.

Popular Posts Today

Manajer Persepam Madura United: PT Liga Indonesia Jangan Sampai Melebihi Tuhan!

Written By Unknown on Sabtu, 04 Januari 2014 | 17.29

Persepam hanya bisa pasrah dimasukkan dalam wilayah Timur ISL 2014.


GOALOLEH MUHAMAD RAIS ADNAN

Persepam Madura United akhirnya hanya bisa pasrah dimasukkan dalam wilayah Timur kompetisi Indonesia Super League (ISL) 2014. Seperti diketahui, PT Liga Indonesia (LI) selaku operator kompetisi ISL telah menetapkan pembagian grup 22 klub peserta kompetisi kasta tertinggi di Indonesia itu.Dalam pembagian itu, Persepam menjadi salah satu klub Jawa Timur yang ditempatkan di wilayah Timur. Klub Jawa Timur lainnya yang ada di wilayah itu adalah Persebaya Surabaya dan Persela Lamongan.Sebelumnya, manajemen Laskar Sape Kerap berharap bisa ditempatkan di wilayah Barat dengan beberapa alasan. Salah satunya, untuk menghindari gesekan suporter dengan klub-klub asal Kalimantan. Karena pertemuan dengan klub Kalimantan sangat rentan gesekan  yang mengacu pada sejarah kelam Madura di Kalimantan.Memang ada tiga klub asal Kalimantan yang menghuni wilayah Timur yaitu Mitra Kukar, Putra Samarinda, dan Persiba Balikpapan.Di samping itu, komunitas suporter Persepam juga banyak terdapat di wilayah Jakarta, Tangerang, dan sekitarnya yang menjadi kandang tim-tim di wilayah Barat."PT LI sudah kayak MK (Mahkamah Konstitusi), putusannya final. Jangan sampai melebihi Tuhan saja! Mestinya mendengar masukan dari bawah. Kalau dari cara penyampaiannya, saya lihat sudah mulai arogan," kata Achsanul Qosasi, manajer Persepam, kepada Goal Indonesia.Namun begitu, Achsanul tetap optimistis timnya bisa bersaing untuk lolos ke babak delapan besar.


17.29 | 0 komentar | Read More

Francesco Totti Sempat Ragukan Rudi Garcia

Totti mengaku sempat ragu dengan kapasitas Garcia yang tak memiliki pengalaman melatih di Serie A.


GOALOLEH   AHMAD REZA HIKMATYAR     Ikuti @rezahikmatyar di twitter

Kapten sekaligus ikon AS Roma, Francesco Totti, ternyata sempat meragukan pelatih timnya sekarang, Rudi Garcia, pada awal musim ini. Hal itu dikarenakan nihilnya pengalaman melatih Garcia di tanah Italia.

Seperti diketahui, bersama mantan pelatih LOSC Lille ini, I Lupi mampu tampil begitu impresif di Serie A. Mampu menang di sepuluh laga awal, memiliki pertahanan terkuat, dan belum tersentuh kekalahan.

"Semua orang tahu gaya berpikirnya [Garcia]. Ketika ia mulai bicara, terlihat bahwa ia memandang semuanya setara, baik maupun buruk. Hal itu membuatnya tak berbeda," ujar Totti pada La Gazetta dello Sport.

"Ketika manajemen memutuskan untuk memilihnya, timbul sedikit keraguan. Oke, kami sekarang memiliki pelatih asal Prancis yang sebelumnya melatih Lille.

"Kami membutuhkan kepastian. Kami mungkin lebih baik dengan orang Italia atau seseorang yang lebih berpengalaman, namun ia mampu menepis keraguan," pungkas Er Pupone.



17.29 | 0 komentar | Read More

Paul Pogba: Di Inggris Seperti Di Neraka

Paul Pogba menceritakan kegetiran ketika dia menjadi pemain di Manchester United.


GOALOLEH   ANUGERAH PAMUJI     Ikuti Anugerah Pamuji di twitter

Gelandang andalan Juventus Paul Pogba menyebut Inggris adalah tempat yang sangat kejam untuk seorang pemain yang ingin meniti karier sepakbola di sana.

Pogba mengomentari bagaimana dia berjuang semasa bermukim di Manchester United sebelum akhirnya hengkang ke Juventus, 18 bulan yang lalu, yang akhirnya menimbulkan kontroversi sekaligus kekecewaan di diri Sir Alex Ferguson, pelatih terdahulu The Red Devils.

Soal Fergie, Pogba berujar: "Dia lain dari yang lain cara memahami apa yang pemain inginkan, bahkan sebelum para pemain itu sendiri menyadarinya. Banyak yang berutang sukses kepadanya, dia percaya pada saya sejak awal, bahkan saat saya tidak sering main."

"Dia juga mengatakan saya akan kesulitan di Italia karena di sana ada banyak sekali isu rasisme, namun saya beritahu dia jika di manapun dan di Inggris sekalipun tidak akan kebal dengan hal tersebut, seperti yang dibuktikan John Terry dan Luis Suarez," lanjut Pogba.

"Faktanya, saya benar-benar berjuang untuk beradaptasi dengan Inggris. Enam bulan pertama belajar bahasa Inggris bak neraka. Sebab jika Anda tidak tahu bahasanya, maka tidak ada yang membantu hidup Anda."



17.29 | 0 komentar | Read More

Francesco Totti Kaget Dengan Kualitas Kevin Strootman

Totti mengaku sama sekali tak mengetahui sosok Strootman, sebelum si bocah bergabung ke Roma.


GOALOLEH   AHMAD REZA HIKMATYAR     Ikuti @rezahikmatyar di twitter

Kapten AS Roma, Francesco Totti, menyebut rekan barunya, Kevin Strootman, merupakan salah satu transfer paling krusial yang dihadirkan Walter Sabatini musim ini.

Meski begitu, Er Pupone, mengaku tak mengetahui sosok pemuda Belanda itu sebelumnya. Ia lantas kaget dengan performa gemilang mantan bintang PSV Eindhoven itu musim ini.

"Saya sama sekali tak mengerti kelebihannya bahkan sosoknya. Yang lebih hebat, saya tak mengira jika Strootman memiliki kualits satinggi itu," ungkap Totti pada La Gazetta dello Sport.

"Ketika Rudi Grcia datang ke sini, ia mampu memberikan dampak luar biasa bagi seluruh skuat. Ia menggunakan pendekatan langsung, hingga semua pemain mudah memahami," tandasnya.



17.29 | 0 komentar | Read More

Persik Kediri Kebanjiran Pemain Seleksi

Staf pelatih pun mengaku sempat kelimpungan karena jumlah pemain seleksi hingga 45 pemain.


GOALOLEH FARABI FIRDAUSY     Ikuti di twitter

Persik Kediri yang perlahan membenahi diri jelang gelaran Inter Island Cup 2014, menyeleksi beberapa pemain asing dan pemain lokal. Bahkan klub berjuluk Macan Putih tersebut menyeleksi hingga 45 pemain.

Jumlah tersebut pun jelas membuat jajaran staf pelatih cukup kelimpungan dalam melihat detail permainan masing-masing pemain, dimana dalam rombongan seleksi tersebut, terdapat pula pemain asing yang berposisi sebagai striker seperti Keido Toure, Mohammed Forwar, Sylvester Neufi, termasuk juga eks pemain mereka Ebi Theopillus Sokore.

"Yang ikut seleksi ada 45 pemain. Kami cukup kerepotan, karena terlalu banyaknya pemain. Oleh karena itu, mulai hari Senin besok, ada pengurangan banyak," papar sang pelatih yang kabarnya akan 'turun pangkat', Aris Budi Sulistyo.

Hasilnya, para pemain malah banyak yang harus dipulangkan. Aris memiliki pertimbangan melihat pemain yang memiliki jasa karena membawa Macan Putih naik kasta ke Indonesia Super League (ISL) lebih dahulu.

"Hari ini saya pulangkan dulu, kecuali pemain yang mengantarkan Persik lolos ISL di Solo waktu lalu. Lainnya menunggu kontak sekretariat persik," Aris menandaskan.

Saat ini pun Persik Kediri sedang mempersiapkan diri sebagai tuan rumah Inter Island Cup 2014 zona Jawa-3, gantikan Persebaya Surabaya.


17.29 | 0 komentar | Read More

Henrikh Mkhitaryan: Saya Belum Maksimal Di Borussia Dortmund

Written By Unknown on Jumat, 03 Januari 2014 | 17.29

Bintang Armenia ini yakin bakal tampil lebih baik pascaliburan musim dingin.


GOALOLEH   DEDE SUGITA


Henrikh Mkhitaryan merasa belum mengeluarkan potensi terbaiknya buat Borussia Dortmund seusai diakuisisi dari Shakhtar Donetsk musim panas lalu.

Torehan bintang internasional Armenia itu dalam setengah tahun awal kariernya di Westfalen sebenarnya tak begitu jelek, membukukan tiga gol disertai lima assist dari 15 partai Bundesliga.

Namun, terutama dalam urusan membobol gawang lawan, performa itu memang jauh di bawah sumbangsihnya untuk Shaktar musim lalu, ketika ia menggelontorkan 25 gol untuk menyabet gelar topskor Liga Primer Ukraina.

"Saya pikir saya belum memperlihatkan apa yang bisa saya lakukan sejak pindah ke Borussia Dortmund. Saya masih punya ruang untuk berkembang," ujar Mkhitaryan kepada Kicker.

"Hal positif untuk saya adalah saya mendapatkan banyak kans dan mengkreasikan sejumlah peluang untuk diri saya sendiri juga. Tapi saya hanya belum cukup memaksimalkannya."

"Namun saya yakin akan lebih baik setelah jeda musim dingin dibandingkan pada paruh pertama musim. Saya sangat kritis pada diri sendiri dan saya tahu saya bisa menjadi lebih baik."

Die Schwarzgelben baru akan beraksi kembali di laga kompetitif saat menjamu Augsburg pada pekan ke-18 Bundesliga, 25 Januari mendatang.



17.29 | 0 komentar | Read More

Arsenal Siap Tebus Diego Costa

The Gunners dilaporkan siap membayar dana yang dibutuhkan untuk menebus buy-out clause Diego Costa.


GOALOLEH   DEDE SUGITA


Arsenal siap merogoh kocek sedalam £32 juta demi mengaktifkan klausul pelepasan Diego Costa dari Atletico Madrid, demikian klaim The Daily Star.

Sepeninggal Radamel Falcao ke AS Monaco, Costa tampil kian mantap sebagai penggedor utama Los Colchoneros. Lesakan 19 gol dari hanya 17 laga La Liga menjadi bukti kesuburannya musim ini. Ia pun bertengger di puncak daftar topskor sementara, unggul satu atas megabintang Real Madrid, Cristiano Ronaldo.

Walau Liverpool dan Chelsea juga jatuh hati pada bomber kelahiran Brasil yang telah memilih beralih ke timnas Spanyol ini, Arsenal dikabarkan siap mengangkangi kedua klub dengan membayar biaya yang dibutuhkan untuk mengangkutnya ke Emirates.

Dengan Olivier Giroud absen enam minggu akibat cedera engkel, sedangkan Nicklas Bendtner juga dibekap problem di bagian yang sama saat berjumpa Cardiff City, Costa menjadi solusi paten bagi Arsene Wenger mengatasi krisis lini depan.



17.29 | 0 komentar | Read More

Persiba Bantul Pusing Harus Main Di Wilayah Timur

Pemasukan dari pendukung klub penghuni wilayah Timur tidak bisa terlalu diharapkan.


GOALOLEH FARABI FIRDAUSY     Ikuti di twitter

Akhirnya empat klub asal Jawa Timur harus rela menghuni wilayah Timur pada Indonesia Super League (ISL) musim depan. Keempat klub tersebut ialah: Persela Lamongan, Persepam Madura United, Persebaya Surabaya, dan Persiba Bantul. Untuk Persiba, hal ini cukup dirasa berat karena bisa dibilang mereka kembali menjadi 'anak baru' di ISL musim depan, setelah pada musim sebelumnya bermain di kompetisi Indonesian Premier League (IPL).

Sekretaris Persiba, Wikan Werdo Kesworo, pun berujar bahwa bermain sebagai klub paling Barat di wilayah Timur adalah hal yang berat. Tentu berat dikarenakan budgeting untuk tandang ke markas klub-klub wilayah Timur layaknya Persipura, Persiram, atau klub pulau Kalimantan seperti Persiba Balikpapan dan Mitra Kukar memakan biaya lebih dibandingkan jika mereka bermain di wilayah grup Barat.

"Kalau kita (Persiba) main di grup Barat sudah dihitung-hitung pemasukan dari suporter (tim tamu) yang away akan banyak, dan juga budget kita melakukan partai away lebih terjamin. Otomatis budgeting tidak berat dan kita bisa mencari untung."

"Namun saat kita tahu harus bermain di Timur, seperti jatuh tertimpa tangga, ketiban cat, dan genteng pula," papar Wikan ketika dihubungi Goal Indonesia.

Pemasukan dari suporter klub-klub Barat memang bisa dibilang lebih terjamin. Tidak perlu dipungkiri bahwa layaknya The Jak (pendukung Persija), Bobotoh (pendukung Persib), atau Aremania (pendukung Arema), selalu antusias mendukung klub mereka kala bermain tandang, dan hal itu bisa membuat pemasukan tim tuan rumah lebih banyak, seperti yang diharapkan Persiba.

"Kalau suporter away yang datang seperti Aremania dan The Jak itu mereka cukup besar animonya dan jumlahnya, dan bisa cukup membantu dalam pemasukan (tiket). Namun tanpa mengurangi rasa hormat, pendukung Persela atau pun Persepam (yang juga berada di pulau Jawa) bisa dibilang tidak sebanyak mereka bila mendukung away, otomatis pemasukan tiket dari pendukung lawan pun tidak bisa banyak," Wikan menjelaskan.

Senada dengan Wikan, asisten pelatih dari tim Gajah Jawa, Sajuri Sahid, mengaku akan berat bermain di wilayah Timur. "Saya tahunya kita (Persiba) di wilayah Barat, kalau harus ternyata di Timur, itu akan berat soal finansial," ungkapnya.

Pasukan Sulatan Agung akan menghuni grup Timur bersama dengan Persipura, Persiram Raja Ampat, Perseru Serui, Persiba Balikpapan, PSM Makassar, Mitra Kukar, Persebaya Surabaya, Persepam Madura United, Persela Lamongan dan Putra Samarinda.


17.29 | 0 komentar | Read More

Francesco Totti Bidik Kemenangan Di Markas Juventus

Totti mengaku tidak tertarik untuk sekedar mencari hasil seri.


GOALOLEH    ADHE MAKAYASA     Ikuti di twitter

Kapten AS Roma Francesco Totti membidik poin penuh ketika membawa timnya menyambangi markas Juventus dalam lanjutan Serie A Italia, Senin (6/1) dini hari WIB.

Dengan jarak lima poin yang membedakan mereka dengan sang penjamu, Totti pun berseru untuk mengalahkan tim tuan rumah guna mengurangi defisit ketertinggalan.

"Kami harus mengalahkan yang terbaik di musim ini, kami hanya belum bertemu Juventus," ujar Totti kepada Il Messaggero.

"Kami tidak tertarik untuk bermain imbang, kami ingin menang!

"Di level individu, satu lawan satu, kami adalah tim yang lebih baik dari Juve, namun mereka lebih baik sebagai sebuah tim. Perbedaannya adalah, mereka sudah saling mengenal satu sama lain dan hal tersebut membantu Anda untuk menang.

"Derby Roma memang unik, namun partai melawan Juventus seperti derby kedua buat saya. Ini seperti ketika saya masih menjadi seorang penonton yang melihat adanya kebencian diantara keduanya."



17.29 | 0 komentar | Read More

Simon Mignolet: Sulit Untuk Bermain Sabar

Mignolet menyebut laga melawan Hull City, Rabu (1/1) lalu, jadi ujian kesabaran bagi para punggawa Liverpool.


GOALOLEH   AHMAD REZA HIKMATYAR     Ikuti @rezahikmatyar di twitter

Liverpool memang mampu menghempaskan Hull City lewat skor meyakinkan 2-0, dalam lanjutan Liga Primer Inggris matchday 20, Rabu (1/1). Namun mereka memperoleh hasil tersebut dengan susah payah.

Hal itu diakui sendiri oleh sang kiper, Simon Mignolet. Kiper Timnas Belgia itu mengaku jika para punggawa The Reds harus bermain dengan penuh kesabaran untuk menjungkalkan sang tamu di Anfield.

"Setiap laga kandang melawan tim seperti Hull City memang selalu menyulitkan. Kami harus berjuang hebat untuk mencetak gol pembuka dan kemudian memastikan kemenangan lewat gol kedua," tutur Mignolet pada Sky Sport.

"Sangat sulit untuk bermain sabar. Mengoper bola ke setiap rekan dan tak memberikan peluang pada lawan. Utamanya dari situasi bola mati. Kami harus terus memastikan bahwa kami adalah profesional sejati," pungkasnya bijak.



17.29 | 0 komentar | Read More
techieblogger.com Techie Blogger Techie Blogger