Diberdayakan oleh Blogger.

Popular Posts Today

SPESIAL: Kilas Balik Duel Terhebat Manchester United - Chelsea

Written By Unknown on Sabtu, 25 Oktober 2014 | 17.30

Dari laga yang dibanjiri gol hingga ke pentas tertinggi Eropa. Inilah duel-duel sengit antara The Red Devils dan The Blues yang sulit dilupakan.


GOALOLEH    SANDY MARIATNA     Ikuti di twitter

Duel tim kelas berat Liga Primer Inggris akan terhampar pada Minggu (26/10) besok tatkala Manchester United kedatangan tamu agung di Old Trafford: Chelsea, sang pemuncak klasemen sementara.

Partai ini tidak hanya mengerucut pada pertemuan antara sang guru Louis van Gaal dan si murid Jose Mourinho, namun juga mengarah kepada pertarungan sengit kedua tim di lapangan hijau itu sendiri.

Sejarah mencatat, sejak kedua tim pertama kali bertemu pada 1905, United unggul dengan sanggup memenangi 72 dari 170 laga, sementara Chelsea hanya membukukan 48 kemenangan. Namun roda selalu berputar. Kebangkitan Chelsea di era Roman Abramovich telah mengubah peta persaingan dan saat ini The Blues bisa dibilang berada di atas angin ketimbang United.

Tentu saja persaingan selama lebih dari satu abad itu menghadirkan duel-duel sengit yang layak dikenang, bukan hanya karena banyaknya gol yang tercipta, namun juga karena kontroversi dan drama yang mengiringinya. Goal Indonesia merangkum beberapa di antaranya berikut ini. Simak!

Kendati hanya berstatus partai Piala Liga, duel ini menjadi sengit lantaran Chelsea ingin membalas kekalahan kontroversial yang didapat empat hari sebelumnya dari lawan yang sama. Para pemain pelapis banyak diturunkan kedua tim, namun hal tersebut tidak menghindarkan terjadinya hujan gol.

Setan Merah beraksi lebih dulu dan mampu unggul 2-1 di babak pertama berkat sepakan Ryan Giggs dan Javier Hernandez yang hanya bisa dibalas sekali oleh David Luiz lewat titik putih. Namun Chelsea bangkit usai turun minum dengan mampu menyamakan skor via Gary Cahill sebelum langsung dibalas lagi oleh Nani. Namun, penalti Eden Hazard di masa injury time menghapus kemenangan tim tamu yang sudah di depan mata.

Saat kedudukan 3-3 di masa perpanjangan waktu, The Blues mampu menambah dua gol langsung lewat Daniel Sturridge dan Ramires. Sementara United hanya bisa membalas sekali lewat penalti Giggs. Chelsea pun menang 5-4 dan maju ke perempat-final Piala Liga.

Inilah pertandingan paling kontroversial yang pernah dilakoni kedua tim dan mempopulerkan nama wasit Mark Clattenburg. Bukan hanya menghadiahi dua kartu merah kepada duo Chelsea, Branislav Ivanovic dan Fernando Torres, Clattenburg juga mengesahkan gol berbau offside yang dicetak oleh Javier Hernandez di 15 menit sisa waktu.

United sudah unggul 2-0 sejak menit 12 berkat gol bunuh diri David Luiz dan sontekan manis Robin Van Persie. Chelsea memperkecil kedudukan via tendangan bebas Juan Mata menjelang turun minum dan Ramires menggenapi kebangkitan di awal babak kedua untuk menyamakan skor.

Akan tetapi, keputusan kontroversial Clattenburg mengubah arahnya laga. Chelsea yang hanya bermain dengan sembilan pemain akhirnya kebobolan lewat gol kontroversial Chicharito tersebut dan harus kalah 3-2 dari tamunya itu.

Tahun 2012 memang menjadi tahunnya duel Chelsea dan United. Sebelum dua laga sarat emosi di atas tersebut terjadi, terdapat satu laga di tahun tersebut yang menghadirkan sebuah laga yang sulit untuk dilupakan. Ketika itu, United sempat kewalahan di awal laga dan tertinggal tiga gol akibat gol bunuh diri Jonny Evans, tembakan Juan Mata, dan gol David Luiz.

United yang kala itu masih ditangani Sir Alex Ferguson sanggup bangkit. Dua gol penalti Wayne Rooney dalam rentang kurang dari sepuluh menit di pertengahan babak kedua membuka harapan United. Benar saja, di menit 84 Javier Hernandez mampu menyamakan kedudukan menjadi 3-3.

Namun, drama belum usai sebagaimana David De Gea mampu melakukan penyelamatan gemilang terhadap dua peluang bersih Chelsea melalui tendangan bebas Juan Mata dan sepakan keras Gary Cahill menjelang laga berakhir.

Sebagai final Liga Champions pertama yang mempertemukan sesama tim Inggris, United dan Chelsea sama-sama berambisi untuk menegaskan supremasi di tanah Eropa. Bintang pujaan Setan Merah Cristiano Ronaldo mampu melompat tinggi untuk menaklukkan Petr Cech terlebih dulu, namun legenda klub Frank Lampard mampu membalasnya lewat sontekan manisnya.

Namun, hingga waktu normal plus perpanjangan waktu berakhir, skor 1-1 tetap tersaji di samping terdapat insiden kartu merah Didier Drogba yang menampar wajah Nemanja Vidic. Laga pun dilanjutkan ke adu penalti yang penuh drama.

John Terry, sang eksekutor kelima, sebenarnya bisa menentukan kemenangan The Blues. Tapi sang kapten justru terpeleset dan tembakannya melenceng. Momentum beralih ke United yang ditandai dengan kegagalan Nicolas Anelka menaklukkan Edwin van der Sar. United menang 6-5 dan berhak mencium trofi Eropa ketiganya. Sementara Terry dkk. harus menunggu empat tahun lagi untuk bisa memenangkan turnamen yang nyaris sekali mereka dapatkan di Rusia ini.

Hujan gol lain terjadi pada awal milenium baru di mana kedua tim mampu menampilkan permainan terbuka nan atraktif di awal musim 2000/01. Claudio Ranieri, yang saat itu melakoni partai perdana sebagai manajer Chelsea, mampu mengantar timnya unggul cepat berkat gol Jimmy Floyd Hasselbaink.

Setan Merah langsung merespon ketinggalan tersebut dengan sangat cepat. Hanya dalam tempo 25 menit, United berhasil mencetak tiga gol melalui Paul Scholes, Teddy Sheringham, dan David Beckham. Tertinggal 1-3, Chelsea tetap menunjukkan diri sebagai tim bermental baja. Penyerang jangkung asal Norwegia Tore Andre Flo mampu mencetak sepasang gol untuk menghindarkan timnya dari kekalahan.

Manajer Sir Alex Ferguson mungkin akan menganggap kekalahan dari Chelsea ini sebagai salah satu kekalahan terburuk sepanjang kariernya di United. Bagaimana tidak, United yang bertandang ke Stamford Bridge kebobolan lima gol tanpa balas.

Kala itu, United baru saja keluar sebagai treble winner di musim 1998/99 sehingga kekalahan itu merusak 29 kemenangan beruntun United di EPL. Kemenangan telak Chelsea sudah tercium sejak detik ke-28 ketika Gustavo Poyet sanggup mencetak. United juga harus bermain sepuluh orang akibat kartu merah Nicky Butt. Chelsea lalu menambah empat gol berikutnya masing-masing melalui Chris Sutton, Poyet, gol bunuh diri Henning Berg, Jody Morris.

Andai laga ini diperpanjang sepuluh menit, partai ini pasti menjadi partai terbaik sepanjang sejarah perhelatan Piala FA. United sanggup tancap gas dengan sangat cepat lewat gol dua gol David Beckham dan Andy Cole. Di sisa 16 menit, United lagi-lagi mampu menjebol gawang Chelsea berkat Teddy Sheringham.

United lima, Chelsea kosong. Chelsea akhirnya baru bisa bangun di menit 80 ketika Graeme le Saux mengawali kebangkitan timnya. Pemain pengganti Gianluca Vialli lalu sanggup mencetak sepasang gol di sisa waktu sebagai penegas bahwa The Blues mampu memberikan perlawanan berarti kepada United. Untung saja wasit segera meniup peluit panjangnya, jika tidak skor akhir mungkin bisa 5-5!

Kemenangan telak di final Piala FA ini menandai double perdana Sir Alex Ferguson bersama United. Chelsea memang sanggup menahan imbang United selama satu jam. Namun Eric Cantona menunjukkan aksinya lewat titik putih di menit 60 sebelum menggandakan keunggulan di menit 66. Mark Hughes dan Brian McClair lalu mencetak gol tambahan untuk melengkapi penderitaan The Blues di Wembley ini.


17.30 | 0 komentar | Read More

Ivan Zamorano: Luis Enrique Suntikkan Semangat El Clasico Kepada Para Pemainnya

Zamorano memuji karakter yang dimiliki Enrique hingga kini.


GOALOLEH    HAPPY SUSANTO     Ikuti di twitter

Mantan penyerang Real Madrid, Ivan Zamorano, mengomentari duel El Clasico kontra Barcelona di Santiago Bernabeu, Sabtu (25/10) malam WIB, dengan fokus pada Luis Enrique.

Zamorano pernah bermain bareng Enrique ketika mereka menghadirkan kemenangan 5-0 untuk Los Blancos. Legenda Cili itu mencetak hat-trick, sementara sang rekan juga menyumbang satu gol.

Enrique kemudian meninggalkan El Real dan bergabung ke Azulgrana. Ia akhirnya direkrut sebagai pelatih di Camp Nou pada musim panas lalu. Zamorano yakin sang pelatih Barca itu menyuntikkan semangat El Clasico kepada para pemainnya.

"[Kemenangan] 5-0 punya makna spesial. Itu merupakan salah satu malam paling magis yang pernah saya alami sebagai pemain," ujar Zamorano kepada AS.

"Enrique adalah seseorang yang hidup di pertandingan-pertandingan semacam itu. Ia sangat bersemangat ketika datang ke latihan, dan tipe pertandingan semacam ini, tapi di El Clasico, ia bertransformasi."

"Ia sungguh ingin mengalahkan Barca dan hari ini, saya melihat, hal yang sama terjadi pada pemainnya. Ia berpengaruh terhadap Barca dengan karakternya dan itulah yang terjadi ketika ia sebagai pemain."


17.30 | 0 komentar | Read More

PREVIEW Serie A Italia: Sampdoria - Roma

Setelah kegagalan menyesakkan di tengah minggu, AS Roma butuh tonik untuk bisa kembali ke jalur kemenangan mereka.


GOALOLEH   TAUFIK BAGUS

AS Roma harus kembali menyesuaikan diri dengan performa positif mereka setelah di tengah minggu dipermak Bayern Munich dengan skor 7-1 di Olimpico.

Hanya saja, laga melawan Sampdoria di Luigi Ferraris bisa menjadi masalah tersendiri bagi tim ibu kota tersebut untuk menemukan kembali penampilan terbaik mereka.

Pasalnya Sampdoria merupakan tim yang solid di kandang sendiri dan sejauh ini belum terkalahkan. Tim tuan rumah juga bisa mencatat empat clean sheets dari tujuh laga yang sudah dijalani.

AS Roma tahu tugas mereka akan berat dan meraih tiga angka penuh di Ferraris bukan hal mudah. Namun keinginan untuk kembali ke performa terbaik mereka guna mengejar perolehan poin Juventus juga bisa menjadi motivasi tersendiri.

Secara komposisi tim, kedua tim bisa menurunkan skuat terbaik mereka di laga ini, yang menjanjikan partai menarik di antara keduanya.

Prediksi Skuat:
Sampdoria: Romero; De Silvestri, Silvestre, Romagnoli, Mesbah; Soriano, Palombo, Obiang; Gabbiadini, Okaka, Eder

AS Roma: De Sanctis; Torosidis, Astori, Yanga-Mbiwa, Cole; Pjanic, De Rossi, Nainggolan; Destro, Totti, Gervinho

Prediksi Goal Indonesia:
Sampdoria 2-2 AS Roma


17.30 | 0 komentar | Read More

Spanyol Buka Peluang Kembalinya Xavi

Grande menjamin dirinya dan del Bosque akan tetap bertahan hingga Piala Eropa 2016.


GOALOLEH    HAPPY SUSANTO     Ikuti di twitter

Asisten pelatih Spanyol Toni Grande secara eksplisit menyatakan, timnya menyambut kembalinya sejumlah pemain yang sudah pensiun untuk bermain lagi, termasuk gelandang Barcelona Xavi Hernandez.

Grande juga menyebut dirinya bersama dengan pelatih Vicente del Bosque akan tetap menangani La Furia Roja hingga Piala Eropa 2016, namun ia tidak tahu bagaimana setelah itu.

"Kami tanpa Carles Puyol, Xavi Hernandez, dan Xabi Alonso...Anda harus membangun tim lain," ujar Grande kepada Radio Marca, seperti dikutip AS.

"Sebelum Piala Dunia, kami meneken kontrak, namun del Bosque mempertingatkan itu masih ragu-ragu."

"Ia memikirkan soal hengkang, tapi memperhatikan lagi dan memandang kami perlu memenuhi komitmen. Kami akan ada di Prancis pada 2016 dan setelah itu akan lebih sulit."


17.30 | 0 komentar | Read More

Persipura Jayapura Akui Sempat Kesulitan Bongkar Pertahanan Semen Padang

Di lain pihak, Jafri Sastra mengungkapkan para pemainnya mengalami kelelahan sehingga permainan timnya sedikit lambat.


GOALLIPUTAN   PAUL KARMA     DARI   JAYAPURA   

Persipura Jayapura berhasil menuai kemenangan atas Semen Padang, skor 1-0, dalam lanjutan grup K babak delapan besar Indonesia Super League (ISL) 2014 di Stadion Mandala, Jayapura, Sabtu (25/10). Tak ayal, kemenangan ini disambut gembira asisten pelatih Persipura, Mettu Dwaramuri.

"Puji Tuhan kami bisa memenangkan pertandingan. Pertandingan berjalan menarik dan cukup bagus," ujar Mettu, dalam jumpa pers usai laga.

Namun begitu, Mettu mengakui timnya sempat kesulitan dalam membongkar pertahanan tim Kabau Sirah. "Kami mempunyai banyak peluang, tapi kami gagal memanfaatkan itu dan hanya berbuah satu gol. Seandainya Semen Padang bermain lebih terbuka, kami pasti lebih leluasa," paparnya.

"Kami membangun semangat pemain dengan memberikan taktik karena secara teknik para pemain tidak perlu diragukan lagi," tambahnya.

Sementara itu, bek Persipura, Fandry Imbiri, mengaku bangga bisa ikut membawa Persipura menang pada laga ini. Terkait dengan penampilannya yang mampu mematikan pergerakan striker Semen Padang, Osas Saha, Fandry pun bersikap merendah. "Saya bermain tidak sendiri karena ada teman-teman yang lain, sehingga saya bisa bermain baik," tuturnya.

Di lain pihak, pelatih Semen Padang, Jafri Sastra, mengakui Persipura tampil baik pada laga ini. Dia pun mengungkapkan, salah satu faktor yang membuat timnya menderita kekalahan.

"Saya lihat para pemain masih sangat kelelahan, sehingga permainan sedikit lambat. Memang target kami mencuri poin, namun tuan rumah pun telah mempersiapkan diri untuk mengalahkan kami," ucap Jafri.

"Terkait peluang lolos, kami masih ada. Untuk itu, kami menargetkan kemenangan saat menjamu Arema nanti," pungkasnya.(gk-58)


>

17.29 | 0 komentar | Read More

RESMI: Paul Pogba Perpanjang Kontrak

Written By Unknown on Jumat, 24 Oktober 2014 | 17.29

Paul Pogba membuktikan loyalitasnya pada Juventus dengan memperpanjang kontrak.


GOALOLEH   ANUGERAH PAMUJI     Ikuti Anugerah Pamuji di twitter

Berakhir sudah spekulasi masa depan Paul Pogba setelah yang bersangkutan meneken kontrak anyar bagi Juventus.

Melalui Twitter resmi klub, GM Bianconerri Beppe Marotta mengumumkan jika gelandang Prancis ini telah membubuhkan hitam di atas putih yang berdurasi hingga 2019 mendatang.

Pemain 21 tahun ini didatangkan dari Manchester United pada 2012 silam, dan sejak bergabung dengan Juventus sang pemain menjadi bagian vital tim.

Pogba juga menjadi bagian tak terpisahkan dari keberhasilan Juve mengklaim scudetto dua musim berturut-turut, 2012/13 dan 2013/14.

Sebelum meneken kontrak anyar ini, Pogba sendiri sejatinya masih terikat kerja sama hingga 2016 mendatang, namun mengingat gencarnya isu yang mengaitkan dia dengan sejumlah klub besar Eropa, pihak Si Nonya Tua pun tak mau mengambil risiko kehilangan anak kesayangannya tersebut.


17.29 | 0 komentar | Read More

PREVIEW Liga Primer Inggris: West Ham United - Manchester City

Man City ingin bangkit dari performa mengecewakan di Liga Champions dengan mengalahkan West Ham, tapi sepertinya Big Sam takkan membiarkannya dengan mudah, Sabtu (23/10) besok.


GOALOLEH    YUDHA DANUJATMIKA     Ikuti di twitter

Manchester City berniat untuk meraup tiga poin dalam laga kontra West Ham United, Sabtu (25/10) besok. The Citizen tentunya tak ingin tertinggal lebih jauh dari Chelsea yang ada di puncak klasemen Liga Primer Inggris. Selain itu, momen ini juga tepat untuk bangkit dari performa mengecewakan di Liga Champions, saat mereka ditahan imbang 2-2 oleh CSKA Moskwa.

Kapten Vincent Kompany bahkan menyampaikan keluh kesahnya usai laga. Ia menyayangkan keputusan penalti di menit akhir serta ketiadaan suara fan City di kancah Eropa, tapi sepertinya hal tersebut tak berlaku di Liga Primer.

Sejauh ini, nasib mereka di kompetisi domestik jauh lebih baik. Laskar Manuel Pellegrini telah memenangkan tiga laga terakhir dan kini ada di peringkat kedua, setelah Sergio Aguero mencetak empat gol dalam kemenangan 4-1 atas Tottenham Hotspur akhir pekan lalu. Sang penyerang Argentina kini jadi pencetak gol terbanyak di Liga Primer dengan torehan 9 gol, sama dengan Diego Costa.

Kalau mencari seorang penyerang yang bisa menandingi ketajaman Aguero [selain Costa, tentunya], West Ham juga punya satu nama: Diafra Sakho. Penyerang murah meriah yang didatangkan dengan harga £3,5 juta ini telah mencetak gol di setiap laga yang ia lakoni. Enam laga terakhir, ia telah mencetak enam gol pula, sekaligus membawa The Hammers ke peringkat empat.

Diafra Sakho bisa jadi ancaman bagi The Citizens.

Manajer Sam Allardyce menegaskan, penyerang Senegal itu merupakan salah satu pemain terbaik yang pernah ia miliki di Upton Park, dan satu tokoh yang mungkin membawa timnya mengalahkan The Citizens. Melihat performa baik timnya belakangan ini, Allardyce sepertinya takkan melakukan banyak perubahan terhadap skuatnya, walau Kevin Nolan mungkin menggantikan Morgan Amalfitano untuk memperkuat lini tengah.

Di lini belakang, Allardyce akan memilih James Collins atau James Tomkins, tergantung dari kondisi fisik mereka. Mauro Zarate sudah fit, tapi berpotensi duduk di bangku cadangan. Sementar aitu, Cheikhou Kouyate, Andy Carroll, dan Guy Demel harus absen.

Di pihak tim tamu, City tak bisa memainkan Frank Lampard karena sang gelandang mengalami cedera pekan lalu.

Adapun City memenangkan tiga pertandingan terakhir mereka melawan West Ham.

Adrian

 Jenkinson, Reid, Tomkins, Cresswell

 Song, Noble, Nolan, Downing

Sakho, Valencia

Hart,

Zabaleta, Kompany, Mangala, Kolarov

 Milner, Toure, Fernandinho, Silva

 Aguero, Dzeko


Prediksi Goal Indonesia:  West Ham 1-2 Manchester City
Update:    Big Sam ingin matikan lini depan City.


17.29 | 0 komentar | Read More

PREVIEW Speelronde 10 Eredivisie Belanda: Ajax Amsterdam Dambakan Tiga Poin

Ajax Amsterdam mengincar kemenangan pertama mereka Oktober ini.


GOALOLEH   AGUNG HARSYA     Ikuti @agungharsya di twitter

Ajax Amsterdam belum meraih kemenangan sepanjang Oktober dan perolehan tiga poin dapat terwujud saat menjamu Go Ahead Eagles pada Speelronde 10 Eredivisie Belanda, akhir pekan ini.

Ajax memiliki rekor pertemuan yang menjulang atas Go Ahead. Tiga pertemuan terakhir selalu berbuah kemenangan bagi Ajax dan gawang mereka bersih dari kebobolan. Ajax juga mengantungi rekor tak terkalahkan dalam 29 dari 31 pertandingan Eredivisie terakhir.

Setidaknya Go Ahead memiliki modal positif. Tim tamu mengusung rekor 100 persen kemenangan di bulan ini. Dua laga Eredivisie terakhir dimenangi dengan masing-masing mencetak tiga gol. Namun, kemenangan itu diraih dengan tidak mudah.

"Kami ingin mempersulit Ajax. Kami ingin memanfaatkan peluang sebaik mungkin sejak menit pertama dan merampas tiga poin," ancam penyerang Go Ahead, Fernando Lewis.

Nicolai Boilesen kabarnya telah fit, tapi belum tentu dimainkan dalam pertandingan ini. Tiga pemain pengganti yang tampil oke saat Ajax menghadapi tuan rumah Barcelona di Liga Champions tengah pekan dapat dipertimbangkan Frank de Boer untuk dimainkan. Mereka adalah Jairo Riedewald, Anwar El Ghazi, dan Arkadiusz Milik.

Tiga poin dibutuhkan Ajax untuk mengejar posisi PSV Eindhoven di puncak klasemen saat ini. PSV akan bertandang di markas FC Utrecht dengan menyambut kembalinya Memphis Depay. Bintang 20 tahun itu sudah masuk tim inti pada laga Liga Europa dan sukses mencetak gol ke gawang Panathinaikos. Sayangnya, PSV harus puas dengan skor imbang, 1-1.

PSV berhasil mengalahkan Utrecht delapan kali dalam sepuluh perjumpaan terakhir. Banyak gol dapat terjadi dalam pertandingan ini karena tiga pertandingan terakhir Utrecht menghasilkan total 13 gol. PSV mengincar kemenangan Eredivisie ketiga beruntun dalam pertandingan ini.

Pertarungan memperebutkan posisi papan atas juga dirasakan Cambuur Leeuwarden dan Feyenoord Rotterdam yang akan saling berhadapan di Cambuurstadion, Minggu (26/10).

Pelatih Henk de Jong tak punya masalah dalam menurunkan kekuatan inti Cambuur, sedangkan Feyenoord dilanda kelelahan setelah bertandang ke markas Rijeka dalam lanjutan Liga Europa. Tim tamu mencoba bersikap positif usai mengalami kekalahan 3-1 dari Rijeka. Pengalaman bertanding di tingkat Eropa diharapkan dapat mematangkan para pemain muda mereka.

"Bertanding tiga kali sepekan dapat membantu perkembangan pemain," ujar eks pemain Feyenoord, John de Wolf.

"Sepakbola Eropa sangat jauh berbeda dari Eredivisie. Anda harus menghadapi lawan yang tak dikenal, dengan kebiasaan yang jauh berbeda, berkunjung ke negara lain juga membutuhkan persiapan bertanding."

"Pemain seperti Terence Kongolo masih muda, tapi sudah berpengalaman tampil di Piala Dunia dan sekarang bisa mencicipi rasanya bertanding di tingkat Eropa."

Selain kendala kelelahan, pelatih Fred Rutten harus pula pandai menempatkan pemain di sektor pertahanan. Joris Mathijsen dan Sven van Beek bakal absen, sehingga tinggal menyisakan Khalid Boulahrouz atau Matthew Steenvoorden sebagai calon partner Kongolo di sentral pertahanan.

Liga Europa dinilai bakal mematangkan pemain muda Feyenoord.

 

*Waktu kick-off berdasarkan WIB


Sampaikan pendapat maupun prediksi Anda tentang Speelronde 10 Eredivisie 2014/15 melalui kolom komentar di bawah ini!
 
17.29 | 0 komentar | Read More

Arjen Robben Tak Menyesal Tolak Manchester United

Robben pernah didekati United sepuluh tahun lalu saat ia masih bermain untuk PSV Eindhoven.


GOALOLEH    ADHE MAKAYASA     Ikuti di twitter

Winger Arjen Robben mengaku tidak menyesal karena pernah menolak kesempatan untuk bergabung dengan Manchester United.

Seperti diketahui, pemain Belanda itu sempat diinginkan manajer Sir Alex Ferguson ketika ia masih bermain untuk PSV Eindhoven pada 2004 dan kembali dikaitkan dengan kepindahan ke Old Trafford saat Louis van Gaal menjabat.

Alih-alih menerima pinangan United, Robben muda memilih untuk bergabung dengan Chelsea sebelum kemudian pindah ke Real Madrid dan kini menetap di Bayern Munich.

Ditanya apakah ia menyesal karena pernah menolak United sepuluh tahun silam, Robben berkata: "Tidak, karena jika Anda melihat pada trofi yang saya menangkan dengan Chelsea, hal itu sudah memberikan jawaban," ujarnya kepada The Telegraph.

"Saya telah membuat keputusan yang tepat, karena saya bekerja dengan seorang manajer hebat seperti [Jose] Mourinho, dan saya berhasil membuat langkah besar di sana, mengembangkan diri sebagai seorang pemain dan memenangi dua gelar liga dalam tiga tahun, dua Piala Liga dan Piala FA.

"Semuanya pada akhirnya terbayar, bukan begitu? Saya sangat senang dengan segala sesuatunya dan Bayern [Munich] ini adalah tim terbaik yang pernah saya perkuat."


17.29 | 0 komentar | Read More

Arsene Wenger: Era 'Invincible' Arsenal Dirusak Wasit

Arsene Wenger mengenang hasil pahit sepuluh tahun yang lalu kala dikalahkan Manchester United.


GOALOLEH   ANUGERAH PAMUJI     Ikuti Anugerah Pamuji di twitter

Manajer Arsenal Arsene Wenger meyakini era invincible The Gunners berakhir hanya karena buruknya kinerja wasit.

Si Gudang Peluru melalui kampanye Liga Primer Inggris 2003/04 dengan tak sekali pun menderita hasil negatif, namun 49 laga tak terkalahkan itu berakhir sepuluh tahun yang lalu pada hari Jumat ketika mereka mengakui keunggulan Manchester 2-0.

Wasit Mike Riley secara kontroversial memberi penalti bagi United di menit ke-73 menyusul pelanggaran Sol Campbell pada Wayne Rooney, dan keputusan ini memicu adanya konfrontasi antarpemain selepas pertandingan di lorong stadion.

"Sungguh itu adalah rentetan yang luar biasa, hanya berakhir karena sebuah keputusan buruk wasit di hari itu, saya tidak akan pernah lupa," tukas Wenger kepada reporter.

"Kami kalah, dan selama momen di terowongan, itu akan menciptakan film yang bagus," tambahnya.

Arsenal akan melanjutkan petualangan liga dengan melawat ke markas Sunderland pada Sabtu ini.


17.29 | 0 komentar | Read More
techieblogger.com Techie Blogger Techie Blogger