Diberdayakan oleh Blogger.

Popular Posts Today

Berharap Pemda Buka Lapangan Sepakbola Baru, JakPro Gelar Indonesia Junior League

Written By Unknown on Minggu, 02 November 2014 | 17.29

IJL diharapkan bisa menjadi wadah bagi pesepakbola muda Indonesia.


GOALOLEH    MUHAMAD RAIS ADNAN     Ikuti di twitter

Kompetisi sepakbola usia muda terus menjamur di mana-mana. Itu sebagai bentuk kesadaran dari masyarakat sepakbola yang ingin ikut dalam pengembangan pembinaan pesepakbola usia dini. Teranyar, PT Langkah Juara Indonesia bersama PT Jakarta Propertindo (JakPro) menggelar kompetisi Indonesia Junior League (IJL) 2014. 

Kompetisi yang diperuntukkan bagi pemain kategori usia di bawah 11 tahun itu telah dimulai di Stadion Mini Soccer Waduk Pluit, Jakarta, Minggu (2/11) pagi. Ada 20 tim se-Jabodetabek yang ikut ambil bagian pada kompetisi ini. Direncanakan, kompetisi ini bakal bergulir hingga 15 Februari 2015. 

Selain ingin mengembangkan bakat-bakat pesepakbola muda potensial, JakPro juga berharap dengan adanya kompetisi ini bisa menggugah Pemerintah Daerah (Pemda) untuk membuka kembali sarana olahraga. "Diharapkan, kegiatan ini menjadi format di mana Pemda bisa memikirkan untuk dibukanya lapangan sepakbola baru. Bukan hanya sebatas menanam pohon, tapi aktivitas yang jauh lebih bermanfaat dan melahirkan prestasi," kata Budi Karya, Presiden Direktur JakPro.

Sementara itu, Rezza Mahaputra Lubis selaku COO IJL mengatakan, pihaknya terus berupaya membangun hubungan dengan pihak-pihak terkait termasuk PSSI untuk mengembangkan program pembinaan usia muda. Rezza mengungkapkan, kemungkinan besar untuk tahun berikutnya kuota peserta bakal ditambah hingga 60 tim. 

"Kami memilih sepakbola usia dini karena selama ini tak pernah digarap secara serius. Padahal, dengan begitu kami melihat peluang untuk menemukan bibit-bibit calon pemain hebat yang semoga saja bisa mengharumkan nama Indonesia di kancah internasional," jelasnya.

Di lain pihak, Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga DKI Jakarta, Rationo, menyambut positif kegiatan ini. "Saya dukung betul kegiatan ini. Terlebih, Dispora DKI Jakarta punya momen Jakarta Sister City dengan Tokyo dan Beijing. Kalau ada pemain yang bagus dari sini, bisa kami masukkan untuk dikirim ke sana," tuturnya.    


>
17.29 | 0 komentar | Read More

Schalke 04 Klaim Negosiasi Kontrak Klaas-Jan Huntelaar Berjalan Positif

Manajemen klub segera bertemu kubu Huntelaar untuk menyelesaikan permasalahan kontrak.


GOALOLEH    GUNAWAN WIDYANTARA     Ikuti di twitter

Julian Draxler memang diprediksi absen hingga akhir tahun namun tidak semuanya mendung di kubu Schalke 04 karena negosiasi kontrak Jan-Klaas Huntelaar diklaim general manajer Horst Heldt berjalan mulus.

Huntelaar sendiri sering digosipkan bakal bermain di Liga Primer Inggris dengan kostum rakasa London, Arsenal.

"Kami sudah membuka komunikasi dan semua berjalan lancar tinggal membahas detail," kata Heldt soal perpanjangan kontrak Huntelaar.

"Jadwal pertemuan dengan kubu Huntelaar sudah ditentukan dan permasalahan bakal selesai dengan damai seperti di masa lalu."


17.29 | 0 komentar | Read More

Ronald Koeman: Southampton Punya Kans Juara

Fans Southampton menyambut peluit akhir di KC Stadium dengan nyanyian 'we're going to win the league'.


GOALOLEH    GUNAWAN WIDYANTARA     Ikuti di twitter

Ronald Koeman tidak melihat alasan mengapa Southampton tidak bisa bersaing memburu status raja sepakbola Inggris musim ini.

Soton baru saja menghajar Hull City dengan skor 1-0 berkat gol Victor Wanyama yang memanfaatkan kesalahan kiper ketiga tuan rumah Eldin Jakupovic di menit ketiga.

Kemenangan tersebut merupakan yang kesepuluh dari 11 laga terakhir dan Southampton sekarang duduk manis di peringkat dua klasemen, terpaut empat poin dari Chelsea.

Fans Southampton menyambut peluit akhir di KC Stadium dengan nyanyian 'we're going to win the league' atau 'kami akan menjuarai liga' dan Koeman mengatakan semangat besar bisa menjaga timnya bersaing di papan atas hingga akhir kompetisi.

"Mungkin, mungkin kita bisa bersaing memperebutkan gelar juara. Kami selalu bersikap positif. Andai tren kemenangan berlanjut, kenapa tidak?" kata Koeman setelah pertandingan.

"Kami punya organisasi permainan solid, dan hal tersebut baru saja terlihat lagi."

"Ekspektasi terhadap tim cukup tinggi, tetapi saya senang karena kami memang menyukai kemenangan," tandasnya.


17.29 | 0 komentar | Read More

Carlo Ancelotti: Skuat Real Madrid Mau Berkorban

"Tren kemenangan ini harus dilanjutkan. Performa tim terus menanjak dan kemenangan tidak henti tercipta."


GOALOLEH    GUNAWAN WIDYANTARA     Ikuti di twitter

Carlo Ancelotti menyanjung Real Madrid yang sanggup menjaga fokus dan mau berkorban demi mewujudkan kemenangan.

Kemenangan 4-0 atas Granada adalah kesukesan ke-11 beruntun Los Blancos di semua kompetisi dan Ancelotti meminta timnya untuk meneruskan tren positif.

"Fokus kami tidak terganggu dan tidak pernah berhenti bekerja keras. Skuat Madrid bersedia berkorban karena semuanya akan berjalan lancar selama Anda terus berusaha," kata Ancelotti.

"Tren kemenangan harus dilanjutkan. Performa tim terus menanjak dan kemenangan tidak henti tercipta."

El Real akan kembali beraksi pertengahan pekan nanti dengan menjamu Liverpool di Liga Champions.


17.29 | 0 komentar | Read More

SPESIAL: Susunan Tim Terbaik Indonesia Super League Pekan Ini (23 - 30 Oktober)

Goal Indonesia kembali menyajikan susunan tim terbaik ISL pekan ini. Siapa saja mereka?


GOALOLEH    MUHAMAD RAIS ADNAN     Ikuti di twitter

Kompetisi Indonesia Super League (ISL) 2014 sudah menyelesaikan babak delapan besar. Empat tim pun sudah memastikan diri lolos ke babak semi-final yang akan digelar di Stadion Gelora Sriwijaya Jakabaring, Palembang, 4 November nanti. Mereka adalah Persib Bandung, Arema Cronus, Persipura Jayapura, dan Pelita Bandung Raya.

Bisa dibilang, lolosnya keempat tim itu tidak didapatkan dengan mudah. Pasalnya, mereka harus melalui perlawanan ketat dari rival lainnya di grup masing-masing. Beberapa pemain mampu tampil cemerlang untuk membawa tim mereka meraih kemenangan.

Untuk itu, Goal Indonesia kembali menyajikan susunan tim terbaik ISL pekan ini (23 - 30 Oktober). Berikut ulasannya:

Penampilan cemerlang kiper PBR, Deniss Romanovs, benar-benar membuat barisan depan lawan tim berjulukan The Boys Are Back itu 'mati kutu'. Terutama, saat PBR menaklukkan Persib, 2-1, di laga terakhir grup L, 30 Oktober lalu. Pada laga itu, Romanovs berhasil membuat frustrasi barisan depan tim Maung Bandung seperti Djibril Coulibaly, Tantan, hingga Ferdinand Sinaga.

Untuk barisan belakang, Thierry Gathuessi, cukup pantas dikedepankan pada susunan tim pekan ini. Penampilannya yang lugas di lini belakang Arema, mampu membuat lini depan lawan kesulitan untuk membobol gawang Kurnia Meiga. Pada laga melawan Semen Padang, pemain berpaspor Prancis ini juga mampu tampil baik dalam mengawal setiap pergerakan pemain depan tim Kabau Sirah.

Nama lainnya yang dinilai layak mengisi posisi bek adalah Vladimir Vujovic. Ya, Vujovic semakin menunjukkan peran vitalnya di lini belakang Persib. Selain kuat dalam bertahan, dia juga unggul dalam duel bola atas dan rajin dalam membantu serangan.

Selanjutnya, ada nama bek Semen Padang, Novan Setya Sasongko. Novan merupakan bek yang sulit dilewati barisan depan lawan. Saat melawan Arema, Novan beberapa kali mampu mempersempit ruang gerak barisan depan tim Singo Edan. Dia juga tampil cukup disiplin. Sayang, performa apiknya tidak bisa dilihat lagi pada musim ini lantaran langkah Semen Padang sudah terhenti di babak delapan besar.

Di lini tengah, Anindito Wahyu Erminarno, mampu tampil apik bersama Mitra Kukar. Anindito semakin menemukan kematangan bermainnya bersama tim Naga Mekes di babak delapan besar. Teranyar, saat bermain imbang 3-3 dengan Persebaya, Anindito tampil sangat impresif sebagai penyuplai bola untuk lini depan Mitra Kukar. Selain itu, pergerakannya juga mampu merepotkan barisan pertahanan Persebaya.

Jangan lupakan pula gelandang Persebaya, Isaac Pupo, yang tampil sangat dominan saat timnya mengimbangi Mitra Kukar di laga terakhir. Pupo menjadi inspirator gol-gol yang tercipta untuk Persebaya di laga itu. Penampilan impresifnya dilengkapi dua gol yang dicetaknya pada laga tersebut.

Ada pula gelandang PBR, Kim Jeffrey Kurniawan, yang tampil penuh determinasi di laga melawan Persib. Kim tak segan untuk berduel dengan barisan lini tengah Persib yang bertabur bintang macam Makan Konate, Firman Utina, hingga Hariono. Bahkan, Kim adalah pencetak gol pertama kemenangan bagi PBR di laga itu, yang membuat semangat anak-anak The Boys Are Back semakin terlecut.

Satu nama lagi dari PBR yang fenomenal adalah gelandang muda, Wawan Febrianto. Masuk sebagai pemain pengganti, Wawan benar-benar mengubah permainan PBR. Pergerakannya yang cepat dan lincah sulit dihentikan oleh bek-bek lawan. Terbukti, saat melawan Persib dia mampu membuat kewalahan Tony Sucipto. Hingga tendangan bebas indahnya untuk membuat PBR unggul 2-0 atas Persib, membuat namanya semakin berkibar.

Selanjutnya, yang pantas dimasukkan di lini tengah pekan ini adalah Ian Louis Kabes. Penggawa Persipura itu tampil luar biasa di laga terakhir melawan Persela. Torehan dua golnya di laga itu membantu Persipura untuk memuncaki klasemen akhir grup K, sekaligus memastikan diri lolos ke babak semi-final.

Beralih ke lini depan, Cristian Gonzales, semakin menunjukkan ketajamannya dalam dua laga terakhir bersama Arema di grup K. Tiga gol berhasil dia lesakkan dalam dua laga (dua gol ke gawang Persela, dan satu gol ke gawang Semen Padang). Gonzales seakan ingin membuktikan bahwa dia memang layak dipanggil kembali ke timnas Indonesia.

Nama terakhir adalah kapten tim Persipura, Boaz Solossa. Bochi, sapaan akrabnya, mampu menjadi inspirator tim di tengah kondisi internal yang sedang goyah. Terutama, sejak ditinggalkan pelatih Jacksen Ferreira Tiago. Selain mampu mengayomi rekan-rekannya di atas lapangan, ketajamannya kembali muncul saat mencetak gol kemenangan ke gawang Semen Padang dan satu gol ke gawang Persela.

Dan, yang terpilih sebagai juru taktik terbaik pekan ini adalah pelatih PBR, Dejan Antonic. Rasanya sudah tidak perlu didebatkan lagi. Menyusul, prestasi Dejan yang mampu membawa PBR melangkah ke babak empat besar, sudah menghadirkan kejutan lagi setelah mereka sebelumnya berhasil menginjakkan kaki di babak delapan besar. Padahal, skuat mereka tak bertabur bintang seperti tiga tim lainnya di grup L. Di samping itu, Dejan juga berhasil memoles kembali potensi yang dimiliki para pemainnya seperti Kim Kurniawan, Bambang Pamungkas, maupun Wawan Febrianto.

 


>

17.29 | 0 komentar | Read More

EKSKLUSIF: Kevin Strootman Minta AS Roma Dengarkan Tawaran Manchester United

Written By Unknown on Sabtu, 01 November 2014 | 17.29

Kevin Strootman telah mengatakan kepada AS Roma kalau dirinya ingin pindah ke Manchester United.


GOALEKSKLUSIF   GREG STOBART     PENYUSUN   AGUNG HARSYA    

Rumor transfer Kevin Strootman bukannya mereda setelah AS Roma menegaskan tak berniat melepas gelandang 24 tahun itu, tetapi kian hangat menjelang bursa musim dingin setelah sang pemain mendesak agar manajemen klub mau mendengarkan tawaran dari Manchester United.

Strootman merupakan salah satu pemain yang paling diinginkan Louis van Gaal ketika mendapuk jabatan sebagai bos baru United musim panas lalu. Sulit mendapatkan Strootman karena Roma baru saja memboyongnya dari PSV Eindhoven dengan transfer senilai £15 juta. Apalagi di musim pertamanya Strootman sukses mengemas 29 penampilan dengan rekor enam gol dan tujuh assist.

Kemampuan Strootman merambah dari kotak penalti ke kotak penalti merupakan aset yang dipandang Van Gaal dapat meningkatkan performa United. Van Gaal meminta agar manajemen United terus memantau perkembangan Strootman meski sejumlah nama target alternatif beredar, seperti Arturo Vidal dan Sami Khedira.

Strootman telah memulai latihan usai mengalami cedera ligamen lutut Maret lalu yang menyebabkannya absen di Piala Dunia. November ini, dijadwalkan Strootman dapat kembali berkiprah di atas lapangan. Sang pemain berminat merasakan lagi kerja sama dengan Van Gaal, eks pelatihnya di timnas Belanda, serta kemungkinan mendapatkan gaji tiga kali lipat dari jumlah yang didapatnya dari Roma saat ini.


17.29 | 0 komentar | Read More

SPESIAL: Perjalanan Empat Klub Menuju Babak Semi-Final ISL

Indonesia Super League telah menyisakan empat tim yang akan berebut dua tiket ke babak final di Stadion Gelora Bung Karno.


GOALOLEH    FARABI FIRDAUSY     Ikuti di twitter

Tak terasa Indonesia Super League 2014 akan mencapai puncaknya sesaat lagi, di mana kini hanya tersisa empat tim di babak semi-final yang memperebutkan tiket ke final, 7 November mendatang di Stadion Gelora Bung Karno, Jakarta.

Dari 22 tim yang berkompetisi sejak fase awal, Pelita Bandung Raya yang baru dua musim berkompetisi di ISL mampu menjadi kuda hitam menemani Arema Cronus, Persipura Jayapura dan saudara sekota Persib Bandung.

Semi-final pun akan dihelat 4 November mendatang di Stadion Jakabaring Sriwijaya, Palembang. Di mana PBR akan bertemu Persipura dan Persib akan meladeni Arema. Goal Indonesia pun coba merampung perjalanan keempat tim sejak ISL pertama bergulir Februari lalu. Berikut ulasan singkat dari keempat semi-finalis yang telah dikemas.
 

Dengan predikat sebagai juara bertahan, boleh dibilang Persipura cukup susah payah di ISL 2014 ini. Setelah musim lalu mereka begitu superior hingga mampu meraup 13 kemenangan secara beruntun. Musim ini, tim Mutiara Hitam tak jarang goyah manakala juga harus membagi fokus mereka ke gelaran Piala AFC.

Pada Bulan Februari, tim arahan Jacksen Ferreira Tiago harus menerima tiga hasil imbang secara beruntun usai menang 2-0 di laga pembuka ISL melawan Persela. Laga terakhir pada bulan tersebut pun ditutup dengan hasil kontroversial, di mana Persipura sebagai tuan rumah menang sebiji gol lewat titik putih melawan Persiba Balikpapan. Ketika itu, keputusan wasit Ahmad Suparman jadi sorotan karena menguntungkan kubu Mandala Jayapura.

Tak ketatnya wilayah timur membuat Persipura pun lebih mudah untuk lolos dan tetap mampu jadi salah satu tim yang menakutkan, mereka melaju ke delapan besar bersama Mitra Kukar, Persebaya Surabaya dan Persela Lamongan. Tapi di delapan besar, mereka baru bisa memastikan tiket ke semi-final pada laga pamungkas.

Sempat kalah dua lai secara beruntun dari Arema dan Semen Padang, ditambah perginya Jacksen Tiago, membuat Boaz Solossa cs harus menunggu hingga laga pamungkas Grup K untuk dapat melenggang ke semi-final. Konflik pun sempat terjadi di Mandala Jayapura saat menjamu Arema, laga ricuh dan sempat terhenti. Melahirkan hukuman untuk Dominggus Fakdawer dan Ruben Sanadi. Namun akhirnya, Robertino Pugliara mengamankan tripoin dramatis di menit akhir.

Semen Padang dan Arema tetap ketat menempel untuk tiket ke semi-final, tapi lawan terakhir mereka, Persela, tak sulit untuk ditaklukkan dan di lain pertandingan Arema menahan imbang Semen Padang 2-2. Persipura pun lolos sebagai pemuncak Grup K bersama Arema dengan poin 12 hasil empat kali menang dan dua kali kalah.
 

Menang Imbang Kalah Memasukkan Kemasukan Total Poin
14 9 3 38 21 41
 

Arema mengawali perjalanan mereka di wilayah barat dengan begitu sempurna, lima kemenangan beruntun diraup tim besutan Suharno. Hingga akhirnya, Persib jadi tim pertama di wilayah barat yang mampu menjegal Arema di laga keenam.

Tapi meski begitu, Arema terus melanjutkan tren positif mereka pasca kalah dari Maung Bandung. Lagi-lagi, lima kemenangan beruntun dan kalah setelahnya. Kali ini, Semen Padang yang menemukan penawar untuk keperkasaan Singo Edan. Di mana pasukan dari Jafri Sastra menjadi tim pertama yang menjungkalkan Arema 2-1 di Stadion Kanjuruhan.

Namun rupanya itu jadi kekalahan terakhir Arema di fase penyisihan wilayah. Karena akhirnya, Arema menjadi pemuncak wilayah barat dengan 46 poin hasil 14 kali menang, empat kali imbang dan dua kali kekalahan.

Saat babak delapan besar, pesona Arema sedikit luntur ketika Persela mampu menahan imbang mereka di Kanjuruhan di Stadion Surajaya. Plus hasil kontroversial di partai pamungkas nan menentukan melawan Semen Padang di Haji Agus Salim.

Kala itu, kepemimpinan wasit jadi sorotan tatkala pelanggaran keras Kurnia Meiga sebagai orang terakhir kepada Osas Saha dan adangan Victor Igbonefo di penghujung laga kepada Esteban Vizcarra tak berbuah penalti. Samsul Arif cs lolos ke semi-final dengan total poin 11.
 

Menang Imbang Kalah Memasukkan Kemasukan Total Poin
17 6 3 63 20 57
 

Salah satu tim yang jadi kandidat kuat unruk menjuarai ISL musim ini, dengan performa mengagumkan di babak delapan besar di mana Maung Bandung jadi tim pertama yang memastikan tiket ke babak semi-final.

Melihat kiprah mereka di fase wilayah, Persib tak begitu mengagumkan. Mereka sempat terjungkal kala imbang dengan Persijap Jepara dan tak mampu menang dari Pelita Bandung Raya di dua pertemuan awal. Namun, Djajang Nurjaman membuktikan kapasitas Persib saat delapan besar.

Dari enam laga, Persib meraih empat kemenangan dengan satu hasil imbang dan satu kekalahan di partai penutup delapan besar. Dengan skuat yang minim, 20 pemain, Pangeran Biru merasakan kemenangan kala menghadapi tim kuat seperti Mitra Kukar, Persebaya, Semen Padang atau Arema.
 

Menang  Imbang  Kalah Memasukkan   Kemasukan  Total Poin
 16 5  4  53  27  54
 

Tim yang paling mengejutkan di ISL tahun ini. Selain non-unggulan karena baru menjalani musim kedua di ISL, Pelita Bandung Raya diluar perkiraan karena dihuni materi pemain yang sejatinya tak begitu mengilap. Namun kombinasi tua-muda plus sentuhan apik Dejan Antonic membuat The Boys Are Back mampu melangkah sejauh ini.

Jalan terjal nan sulit ditempu PBR pada fase wilayah, di mana Persija Jakarta dan Sriwijaya FC jadi pendamping setia memperebutkan tiket ke delapan besar. Namun di saat Persija tak konsisten dan Sriwijaya makin melempem di laga-laga akhir fase wilayah. Bambang Pamungkas dan kolega mampu konsisten hingga finis di peringkat empat dengan selisih poin satu dari posisi lima wilayah barat, Persija.

Pun dengan perjalanan mereka mengamankan tiket ke semi-final. Tim yang disebut Dejan Antonic gigih dan berhati besar ini mampu menjaga performa mereka dan perlahan bangkit untuk mendampingi Persib. Sementara Mitra Kukar dan Persebaya jauh dari ekspektasi dan hal tersebut dimanfaatkan dengan baik oleh PBR.

Partai pamungkas menghadapi saudara tua pun jadi penentu, Persib tanpa kepentingan, dan PBR berhasil menang sehingga lolos ke semi-final dengan total poin delapan.
 

Menang  Imbang  Kalah  Memasukkan  Kemasukan  Total Poin
 12  7  7  34  25  43


17.29 | 0 komentar | Read More

Ronald Koeman Yakin Bertahan Di Empat Besar

Koeman tak terkejut atas performa positif Southampton di Liga Primer dan ia yakin bisa mempertahankannya.


GOALOLEH    YUDHA DANUJATMIKA     Ikuti di twitter

Manajer Southampton Ronald Koeman tak terkejut atas performa positif timnya di Liga Primer dan ia yakin bisa mempertahankannya.

Pria Belanda ini dipasrahi pekerjaan untuk memimpin The Saints sejak awal musim ini dan sekarang ia yakin timnya bisa bersaing di papan atas.

Ditanya soal kemungkinan bertahan di empat besar, Koeman menjawab, "Kami bisa mempertahankannya, saya tak takut dengan situasi ini. Kalau saya melihat tim lain, tak banyak yang lebih baik dari Southampton."

"Saya pikir kami ada dalam radar. Mungkin beberapa orang terkejut, tapi sejak awal musim saya melihat apa yang saya miliki dan saya yakin, yakin pada para pemain dan semangat mereka."

"Oke, mungkin bukan yang terbaik kedua sekarang, tapi kami punya pemain bagus dan kami memainkan sepakbola yang dinikmati semua orang. Ini sangatlah penting."

Koeman akan menghadapi Hull City akhir pekan ini.


17.29 | 0 komentar | Read More

Alex Oxlade-Chamberlain Berkembang Karena Alexis Sanchez

Alex Oxlade-Chamberlain senang karena memiliki rekan seperti Alexis Sanchez di Arsenal. Sang gelandang mengaku telah banyak belajar dari pemain berbakat seperti Sanchez.


GOALOLEH    YUDHA DANUJATMIKA     Ikuti di twitter

Alex Oxlade-Chamberlain senang karena memiliki rekan seperti Alexis Sanchez di Arsenal. Sang gelandang mengaku telah banyak belajar dari pemain berbakat seperti Sanchez.

Eks pemain Barcelona tersebut memang jadi salah satu pemain Arsene Wenger yang moncer beberapa pekan ini dan Oxlade-Chamberlain tak ragu-ragu untuk memuji rekannya itu.

"Sulit untuk tidak belajar dari seseorang yang bermain sepertinya di klub ini," ujar Oxlade-Chamberlain pada situs resmi klub. "Bukan hanya itu - kemampuannya membawa bolanya tak tertandingi."

"Ia adalah pemain menyerang seperti saya dan ia melewati pemain seperti saya. Saya selalu bisa belajar dari pemain sepertinya. Kerja keras yang ia lakukan di lini depan adalah sesuatu yang bisa dipelajari orang lain dengan muda."

"Ia belum bisa berbahasa Inggris dengan baik, tapi ia ingin belajar dan ingin selalu terlibat di sekitar orang-orang," tandasnya.


17.29 | 0 komentar | Read More

Andi Darussalam Tabusalla Nilai Keputusan Komdis PSSI Soal "Sepakbola Gajah" Tergesa-gesa

Meski begitu, mantan Presiden Direktur PT Liga Indonesia itu mengakui kejadian tersebut sangat memalukan.


GOALOLEH    MUHAMAD RAIS ADNAN     Ikuti di twitter

Mantan Presiden Direktur PT Liga Indonesia, Andi Darussalam Tabusalla, angkat bicara mengenai kasus "sepakbola gajah" yang terjadi pada laga PSS Sleman kontra PSIS Semarang, 25 Oktober lalu. Seperti diketahui, pada laga tersebut tercipta lima gol bunuh diri yang berakhir dengan skor 3-2 untuk kemenangan PSS.

Andi mengakui kejadian tersebut sangat memalukan. Meski begitu, dia juga tidak sepakat dengan keputusan sanksi diskualifikasi yang langsung diberikan oleh Komisi Disiplin PSSI kepada dua klub tersebut. 

"Saya menyesalkan kejadian itu. Namun, komdis terlalu tergesa-gesa. Tidak ada sejarahnya klub dihukum dengan alasan fairness. Jangan korbankan klub. Ingat saat Timnas Indonesia di Piala Tiger 1998 yang dihukum adalah pelaku (Mursyid Effendi, Rusdy Bahalwan, dan Andrie Amin)," kata Andi, kepada wartawan di Jakarta.

Dia pun menambahkan, seharusnya komdis juga tidak menghukum wasit yang memimpin laga tersebut. Memang, komdis sebelumnya masih belum menjatuhkan sanksi terhadap perangkat pertandingan di laga itu. Namun, ketua Komdis PSSI, Hinca Pandjaitan, mengatakan pihaknya juga akan menginvestigasi PP di laga tersebut. Jika terbukti lalai atau bersalah, maka PP tidak akan lepas dari sanksi.

"Wasit dihukum sangat tidak bijak juga, karena wasit tidak ada rule of the game yang dilanggar. Komdis harus bijak, tidak boleh terjadi, bukan klub yg dihukum," jelas mantan ketua Komdis PSSI itu.

Hal senada juga dituturkan sekretaris Asosiasi Provinsi PSSI Yogyakarta, Dwi Irianto. "Masak pelaku belum dihukum, komdis langsung hukum ke klubnya, terus tidak boleh dibanding. Mana ada hukuman berat tidak bisa dibanding," cetusnya.

Sementara itu, ketua Asprov PSSI DKI Jakarta, Gusti Randa, menuturkan komdis seharusnya juga memeriksa PT Liga selaku operator kompetisi. "Inspektur pertandingan itu kan bukan orang klub, tetapi dari PT Liga. Karenanya, lucu bila tidak dilibatkan dalam pencarian fakta kebenaran. Tidak hanya klub dan wasit yang ditanyai, tetapi juga PT Liga sebagai operator kompetisi. Komdis juga harus menjelaskan kepada publik dasar hukum yang dipakai," jelasnya. 


>

17.29 | 0 komentar | Read More
techieblogger.com Techie Blogger Techie Blogger