Striker Persib itu mengakui kesalahannya dan menyesal telah mengejar penonton usai laga timnas Indonesia kontra ASEAN All Star, 11 Mei lalu.
Striker Persib Bandung, Ferdinand Sinaga, mengakui telah melakukan tindakan tidak terpuji saat mengejar penonton usai laga timnas Indonesia kontra ASEAN All Star di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, 11 Mei lalu. Pada laga itu, tim Garuda menang dengan skor tipis 1-0.
Hal itu dituturkan Ferdinand kepada wartawan, usai memenuhi panggilan Komisi Disiplin (Komdis) PSSI di kantor PSSI Pusat, Jakarta, Sabtu (31/5) petang.
"Saya mengakui kesalahan itu mungkin terlalu arogan, dan saya membuat malu Garuda juga. Saya menyesal juga atas kejadian itu. Apapun hasil keputusannya, saya terima karena saya sudah mencoreng nama Garuda," ucap Ferdinand.
Pemain berusia 25 tahun itu menambahkan, untuk kasusnya yang membuang handuk kiper Pelita Bandung Raya, Dennis Romanovs, tidak ada pembahasan yang terlalu jauh pada sidang itu.
"Yang penting, saya diberikan masukkan yang bagus tadi supaya tidak melakukan hal-hal seperti ini lagi, dan fokus saja di lapangan bermain sepakbola. Urusan di luar lapangan supaya tidak dicampuri. Ke depannya, apapun di luar lapangan yang membuat pemain tidak enjoy, itu biar menjadi urusan pihak lain," jelas mantan penyerang Semen Padang itu.
Anda sedang membaca artikel tentang
Ferdinand Sinaga: Saya Membuat Malu 'Garuda'
Dengan url
https://bolanasionalitas.blogspot.com/2014/05/ferdinand-sinaga-saya-membuat-malu.html
Anda boleh menyebar luaskannya atau mengcopy paste-nya
Ferdinand Sinaga: Saya Membuat Malu 'Garuda'
namun jangan lupa untuk meletakkan link
Ferdinand Sinaga: Saya Membuat Malu 'Garuda'
sebagai sumbernya
0 komentar:
Posting Komentar