SPESIAL: Susunan Tim Terbaik Serie A Italia Giornata 38

Written By Unknown on Senin, 19 Mei 2014 | 17.29

Inilah tim impian di pekan pamungkas Serie A Italia!


GOALOLEH   SANDY MARIATNA     Ikuti di twitter

Selesai sudah serangkaian 380 partai Serie A Italia musim 2013/14. Dengan total gol mencapai 1.035 gol (rata-rata 2,7 gol per laga), maka musim ini resmi tercatat sebagai musim terproduktif sejak era 1951/52. Ada dua berita besar di pekan ke-38 ini, yakni pemecahan rekor Juventus dan juga keberhasilan Parma merebut tiket terakhir menuju Liga Europa. Hasil 3-0 di J-Stadium atas Cagliari membuat Juventus menjadi tim pertama Serie A yang sukses membukukan rekor kemenangan kandang 100 persen dan juga sanggup menembus koleksi 102 poin - terbanyak kedua dalam sejarah di liga-liga Eropa setelah Celtic 2001/02 (103 poin).

Drama terjadi di Artemio Franchi ketika Alessio Cerci gagal mengeksekusi penalti di menit terakhir melawan Fiorentina sehingga kedudukan tetap imbang 2-2. Dampaknya fatal, Torino disalip Parma yang sukses menggebuk Livorno 2-0 berkat dwigol Amauri. Gialloblu pun berhak merebut posisi enam alias tiket play-off Liga Europa.

Dengan demikian, Torino harus puas hanya mewakilkan Ciro Immobile sebagai Capocannoniere dengan 22 gol yang tercipta tanpa gol penalti. Sementara itu, AS Roma mengakhiri musim dengan tiga kekalahan beruntun usai dibekuk Genoa 1-0 di pekan terakhir ini. Sebaliknya, Catania yang notabene sudah dipastikan terdegradasi, justru meraih tiga kemenangan beruntun usai menekuk Atalanta 2-1.

Tentu saja, para pahlawan tim pada laga-laga di atas, dan juga di partai-partai lainnya, patut memperoleh apresiasi. Seperti biasa, Goal Indonesia menghadirkan team of the week untuk menilik siapa saja para pemain Serie A yang patut diberi acungan jempol di giornata 38 ini.


  Kiper - Mattia Perin
Genoa

Perin terus menunjukkan potensinya sebagai kiper masa depan Italia. Di pekan terakhir, ia berkontribusi dalam menggagalkan serangkaian peluang AS Roma. Total empat penyelamatan penting ia bukukan sehingga timnya tetap clean sheet dan memetik kemenangan tipis atas sang runner-up Serie A.



  Bek - Fabian Monzon
Catania

Bek kiri asal Argentina ini kembali menampilkan performa apik di pekan ini. Meski timnya sudah dipastikan terdegradasi, ia tampil ngotot sepanjang laga kontra Atalanta. Semua hal ia lakukan: dribel-dribel ciamik, melesat ke depan untuk menembak, tekel-tekel untuk menghambat langkah lawan.



  Bek - Ciro Capuano
Catania

Tampil dengan determinasi tinggi di jantung pertahanan Catania. Dalam partai yang berjalan terbuka melawan Atalanta, bek sentral berusia 32 tahun ini tetap tampil tenang untuk menghambat serangan lawan. Elefantini pun menang 2-1 dan menjadi tim dengan peringkat tertinggi di zona merah.



  Gelandang - Nigel De Jong
AC Milan

Duet De Jong bersama Muntari membuat Milan begitu dominan sepanjang 90 menit. Keduanya bahkan mampu mencetak gol. Namun, De Jong sedikit lebih baik karena peran gandanya sebagai perusak serangan Sassuolo dan pencetak gol kedua Milan lewat free-kick yang sukses mematikan laga.


  Gelandang - Claudio Marchisio
Juventus

Sangat mobil di lini tengah dan mampu mencetak gol indah ke gawang Cagliari menjelang turun minum. Di babak kedua, ia sukses memimpin timnya untuk mempertahankan keunggulan 3-0 dengan mengenakan ban kapten pemberian Buffon setelah sang kiper ditarik keluar. 



  Gelandang - Victor Obinna
Chievo

Ini dia sang perusak laga terakhir Zanetti. Obinna sebenarnya baru diturunkan di menit 73, namun hanya beberapa detik setelah dimasukkan, ia langsung menyamakan skor lewat sepakan geledeknya sebelum tembakan jarak jauhnya di masa injury time sukses membalikkan keadaan.



  Gelandang - Dries Mertens
Napoli

Mertens! Pemain asal Belgia ini kembali meneror lawan-lawannya, termasuk Verona di pekan terakhir ini. Diawali dengan dua assist kepada Callejon dan Zapata, lalu berpuncak pada dua golnya - menjadikan koleksi gol Mertens mencapai 11 gol di musim debutnya di Serie A.



  Gelandang - Stefano Okaka
Sampdoria

Sejak ditransfer dari Parma pada Januari lalu, Okaka menemukan performa terbaiknya di Sampdoria. Pekan ini, ia berkontribusi sepenuhnya terhadap tiga gol timnya ke gawang Udinese. Ia mencetak gol pembuka sebelum mengkreasikan dua assist kepada Eder dan Soriano.


  Penyerang - Antonio Di Natale
Udinese

Di Natale mengakhiri kariernya dengan manis. Meski Udinese gagal menang atas Sampdoria, penyerang berusia 36 tahun ini sukses menceploskan hat-trick. Total, ia sudah mencetak 193 gol - menempatkannya di urutan ketujuh sebagai pencetak gol terbanyak sepanjang masa Serie A. Arrivederci Toto!



  Pelatih – Antonio Conte
Juventus

Apresiasi tertinggi pantas diberikan kepada Conte yang tetap meminta para pemainnya tampil ngotot di laga yang sudah tak menentukan melawan Cagliari. Juve pun menutup musim dengan kemenangan sekaligus mengukir rekor. Di tiga musim terakhir, ia sukses mengepak 83 kemenangan dan catatan ini hanya kalah dari Mourinho yang mencatak dua kemenangan lebih banyak dalam periode yang sama.


Anda sedang membaca artikel tentang

SPESIAL: Susunan Tim Terbaik Serie A Italia Giornata 38

Dengan url

https://bolanasionalitas.blogspot.com/2014/05/spesial-susunan-tim-terbaik-serie.html

Anda boleh menyebar luaskannya atau mengcopy paste-nya

SPESIAL: Susunan Tim Terbaik Serie A Italia Giornata 38

namun jangan lupa untuk meletakkan link

SPESIAL: Susunan Tim Terbaik Serie A Italia Giornata 38

sebagai sumbernya

0 komentar:

Posting Komentar

techieblogger.com Techie Blogger Techie Blogger